Demi Tetap Penuhi Kebutuhan, Pabrik Garmen Wonogiri Terapkan Shift Malam Selama PPKM Darurat

- Kamis, 15 Juli 2021 | 14:47 WIB
MEMANTAU PABRIK : Petugas Disnaker Wonogiri bersama Satgas Penanganan Covid-19 setempat memantau salah satu pabrik garmen di Kabupaten Wonogiri.(SMSolo/dok) (Khalid Yogi)
MEMANTAU PABRIK : Petugas Disnaker Wonogiri bersama Satgas Penanganan Covid-19 setempat memantau salah satu pabrik garmen di Kabupaten Wonogiri.(SMSolo/dok) (Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Sejumlah pabrik garmen di wilayah Kabupaten Wonogiri menerapkan shift siang dan malam terhadap karyawannya.

Hingga Kamis (14/7/2021), terus berlangsung kebijakan menggilir 50 persen karyawan masuk pagi dan 50 persen lainnya masuk malam.

Langkah itu diambil agar tetap bisa memenuhi kebutuhan ekspor, selama penerapan PPKM Darurat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Wonogiri Ristanti mengungkapkan, perusahaan garmen masuk dalam sektor esensial.

Baca Juga: Jelang Idul Adha. Meski Pandemi Covid-19, Penjualan Sapi Kurban di Boyolali Justru Naik

Sehingga jam masuk karyawannya diatur 50 persen pagi dan 50 persen masuk malam.

"Tapi jam istirahat dan pulang kerja diatur, supaya tidak terjadi kerumunan," katanya.

Dengan sistem kerja tersebut, perusahaan harus mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk menyediakan layanan antar-jemput karyawan.

Perusahaan juga memenuhi kebutuhan makan dan minum karyawan.

Baca Juga: Oknum Satpol PP di Gowa Pukul Wanita Pemilik Warung Kopi yang Sedang Hamil

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

20.000 Benih Ikan Ditebar di Waduk Pidekso Wonogiri

Jumat, 21 Januari 2022 | 20:04 WIB

SD 3 Sukoharjo Wonogiri Tanam 6.500 Bibit Pohon

Jumat, 14 Januari 2022 | 21:15 WIB

Siswa Madrasah dan Santri Wonogiri Ikut Divaksin

Kamis, 6 Januari 2022 | 08:44 WIB

65 Anggota Polres Wonogiri Naik Pangkat

Senin, 3 Januari 2022 | 19:40 WIB
X