Di Klaten, DBHCHT untuk Bangun Dua Puskesmas dan Beli Dua Ambulance

- Kamis, 1 September 2022 | 16:55 WIB
Para pekerja sedang mengerjakan pembangunan Puskesmas Kalikotes yang dibangun dengan dana DBHCHT 2022 (SMSolo/Merawati)
Para pekerja sedang mengerjakan pembangunan Puskesmas Kalikotes yang dibangun dengan dana DBHCHT 2022 (SMSolo/Merawati)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Tahun 2022 ini, Kabupaten Klaten menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 16.914.858.000.

Sebanyak 40 persen di antaranya digunakan bidang kesehatan yang jumlahnya mencapai Rp 6.765.943.200.

Sekretaris Dinas Kesehatan Klaten, dokter Anggit Budiarto mengatakan, anggaran dari DBHCHT difokuskan untuk peningkatan layanan di Puskesmas.

Baca Juga: Lewat Wayang, Bea Cukai Surakarta Lakukan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal

‘’Anggaran DBHCHT tahun ini digunakan membangun dua Puskesmas, yakni Puskesmas Kalikotes dan Puskesmas Cawas 2, dengan total alokasi Rp 6.119.039.700,’’ kata dia.

Pembangunan mengacu puskesmas yang sesuai standar dari Kementerian Kesehatan, ada halaman, gedung lantai 2, lantai bawah digunakan untuk ruang pelayanan dan lantai 2 untuk manajerial.

Tahun-tahun sebelumnya, dana DBHCHT juga digunakan untuk membangun Puskesmas seperti Puskesmas Karangdowo dan Jambukulon.

Baca Juga: Sejak 2021, Bea Cukai Surakarta Amankan 5 Juta Rokok Ilegal

‘’Sebelumnya sudah ada bangunan tapi belum sesuai prototipe, gedung pisah-pisah. Jadi dirobohkan dan bangun baru yang sesuai prototipe. Mungkin ke depan giliran Puskesmas Trucuk dan Jogonalan 2,’’ ujar Anggit Budiarto.

DBHCHT juga digunakan pengadaan dua unit mobil ambulance dengan anggaran Rp 646.903.500.

Ambulance baru itu digunakan untuk puskesmas, yang armada pelayanannya kini sudah kurang layak.**

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4.000 Santri Klaten Ikuti Munaqosyah. Apa Itu?

Selasa, 29 November 2022 | 05:25 WIB
X