Ditutup, Bupati Sukoharjo Pimpin Penyemprotan Disinfektan di Pasar Ir Soekarno

- Minggu, 18 Juli 2021 | 11:27 WIB
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Ir Soekarno, Minggu (18/7/2021). (SMSolo/Heru S)
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Ir Soekarno, Minggu (18/7/2021). (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Dandim Letkol Inf Agus Adhy Darmawan dan Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setiawan mempimpin penyemprotan disinfektan di Pasar Ir Soekarno dan sekitarnya, Minggu (18/7/2021) pagi.

Di satu sisi. bupati mengakui gerakan dua hari di rumah saja, yaitu hari Sabtu dan Minggu belum sepenuhnya ditaati oleh masyarakat. Masih banyak masyarakat yang lalu lalang dan melakukan mobilitas di luar. Namun demikian, secara umum pelaksanaan PPKM Darurat di Kabupaten Sukoharjo, 75 persen sudah berjalan dengan baik.

Baca Juga: Serbuan Vaksinasi di Karanganyar, PKL dan Warga Bermobilitas Tinggi Jadi Sasaran

"Memang masih ada masyarakat yang berfikir kalau di rumah saja mau ngapain. Ini dikembalikan lagi pada pribadi masing-masing, tetapi harapan kami memang dengan berada di rumah itu bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sukoharjo yang masih tinggi ini," ungkap bupati didampingi Dandim dan Kapolres di sela-sela penyemprotan disinfektan di Pasar Ir Soekarno, Minggu (18/7/2021).

Menurut bupati, Covid-19 tidak hanya terjadi di Kabupaten Sukoharjo tetapi juga ada di wilayah yang lain bahkan di dunia. Karena itu pemerintah bersama TNI-Polri tidak bisa berjalan sendiri.

Butuh partisipasi dari masyarakat dan dukungan semua kompenan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Baca Juga: MRPTNI Dorong Pemerintah Lakukan Mitigasi Pandemi Covid-19 Berbasis Komunitas

"Insya allah kalau masyarakat semua bahu membahu dengan kami, TNI-Polri, angka ini bisa ditekan. Sebab tanpa kesadaran dan bantuan dari semua pihak, sulit untuk bisa memutus Covid-19."

Sekali lagi bupati berharap, agar semua pihak saling mensuport apa yang sudah menjadi program pemerintah dalam upaya menanggulangi Covid-19.

"Semua masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat. Tanpa peran serta dan bantuan semua pihak, apa yang dilakukan pemerintah, TNI-Polri akan sia-sia," tandas bupati perempuan pertama di Kabupaten Sukoharjo ini.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Kabupaten Sukoharjo Raih Penghargaan JDIHN

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:05 WIB

Polres Sukoharjo dan STTW Surakarta Teken MoU

Selasa, 23 November 2021 | 18:10 WIB
X