Kasus Perusakan dan Penganiayaan di Karanganyar, Penasihat Hukum Keberatan Adanya Perubahan Pasal

- Senin, 19 Juli 2021 | 21:20 WIB
Tim penasihat hukum LKBH PSHT memberi keterangan pada wartawan, terkait adanya perubahan pasal yang disangkakan pada kliennya, Senin (19/7/2021).(SMSolo/Irfan Salafudin) (Irfan Salafudin)
Tim penasihat hukum LKBH PSHT memberi keterangan pada wartawan, terkait adanya perubahan pasal yang disangkakan pada kliennya, Senin (19/7/2021).(SMSolo/Irfan Salafudin) (Irfan Salafudin)

Baca Juga: Jelang Kurban. Penjualan Kambing-Domba di Wonogiri Lesu, Tapi Harga Naik

Seperti diberitakan, enam pelaku kasus perusakan dan penganiayaan di Dusun Dersono ditangkap, beberapa saat setelah insiden yang terjadi 18 Mei 2021.

Enam orang tersebut adalah DTA (19), BS (21), SRY (29), RPO (21), DPI (26) dan EHF (20). Mereka dijerat pasal 170 KUHP.

Kasusnya dipicu dari postingan DT, yang juga ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan pasal berbeda, di akun media sosial.

Isi postingannya dinilai menghina perguruan silat di mana enam tersangka berguru.

Tidak terima dengan isi postingan tersebut, sejumlah orang mencari DT di Dusun Dersono. Sempat terjadi mediasi yang difasilitasi Polsek Mojogedang.

Namun setelah mediasi, justru terjadi gesekan antarkelompok yang berseberangan, hingga menimbulkan kerusakan beberapa rumah.

Selain itu, ada pula warga yang mengalami luka-luka akibat terkena lemparan batu.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

X