PKL Sukoharjo Minta Ada Kelonggaran Meski Tren Covid Tidak Turun

- Rabu, 21 Juli 2021 | 12:05 WIB
Warung PKL salah satu pelaku ekonomi yang terdampak PPKM Darurat. (SMSolo/Heru S)
Warung PKL salah satu pelaku ekonomi yang terdampak PPKM Darurat. (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Presiden Joko Widodo telah secara resmi mengumumkan pelonggaran PPKM Darurat per tanggal 26 Juli 2021 mendatang. Dengan catatan jika tren kasus mengalami penurunan.

Dalam pidato presiden melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021), disebutkan sejumlah sektor yang dilonggarkan.

PKL, toko kelontong, uotlet voucher, pangkas rambut, loundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha kecil lainnya yang sejenis, kata presiden, diizinkan buka dengan prokes ketat sampai pukul 21.00 WIB yang teknisnya diatur oleh pemda.

Baca Juga: Warga Cokro Kembang, Tulung Klaten Manfaatkan Limbah Kurban Untuk Pupuk

"Warung makan, PKL, lapak jajan dan sejenisnya yang memilik usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan prokes ketat sampai pukul 21.00 WIB. Maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit," lanjut Presiden.

"Saya minta kita semua bisa bekerjasama, bahu membahu untuk laksanakan PPKM ini dengan harapan kasus segera turun dan tekanan pada RS juga menurun. Untuk itu kita semua harus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan," tandas Jokowi.

Menanggapi hal itu, Ketua PKL Kabupaten Sukoharjo, Joko Cahyono menilai rakyat kecil kembali menjadi korban. Sebab, apa yang disampaikan presiden belum sepenuhnya menjawab keresahan rakyat, khususnya pelaku ekonomi kecil.

Baca Juga: Jokowi : PPKM Darurat Akan Dibuka Secara Bertahap 26 Juli, Jika Tren Kasus Mengalami Penurunan.

"Pak Presiden menyampaikan, jika tren Covid-19 menurun, tanggal 26 Juli PPKM Darurat akan dibuka secara bertahap. Lha bagaimana kalau ternyata tren tidak menurun? Apakah kami, khususnya PKl ini harus lebih menderita lagi?" ujar Joko Cahyono.

Karena itu, menurut dia, turun tidak turun tanggal 26 harus ada pelonggaran. Dimana PKL atau pedagang kecil lainnya tetap bisa melakukan aktivitas ekonomi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Tes SKD ASN Diharapkan Hasilkan ASN Berkualitas

Rabu, 22 September 2021 | 08:39 WIB

Balapan Liar, Puluhan Pemuda Diamankan Polsek Kartasura

Senin, 20 September 2021 | 09:20 WIB

Pemkab Sukoharjo-Baznas Luncurkan Bantuan Jogo Kiai

Sabtu, 18 September 2021 | 18:52 WIB

800 Pelaku UMKM di Sukoharjo Ikuti Vaksinasi

Kamis, 16 September 2021 | 09:03 WIB
X