Meski Belum Signifikan, PPKM Darurat Diklaim Turunkan Kasus Covid-19 di Solo

- Kamis, 22 Juli 2021 | 10:20 WIB
TURUNKAN OKSIGEN: Petugas menurunkan tabung oksigen di halaman Kantor Dinas Kesehatan Surakarta, Senin (19/7/2021). (SMSolo/dok)
TURUNKAN OKSIGEN: Petugas menurunkan tabung oksigen di halaman Kantor Dinas Kesehatan Surakarta, Senin (19/7/2021). (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan di Solo sejak 3-20 Juli 2021, dianggap Satgas Penanganan Covid-19 Kota Surakarta telah berdampak positif terhadap penurunan kasus harian Covid-19.

Meski demikian, laju penurunan kasus tersebut dinilai belum signifikan.

Ketua pelaksana harian satgas, Ahyani, mengakui jika jumlah kasus harian Covid-19 di Kota Bengawan mulai melandai dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: PPKM Darurat di Solo Dilanjutkan PPKM Level 4, Aturan Tidak Dilonggarkan

”Pekan ini kami lihat mulai landai. Ada banyak selisih, antara pasien sembuh dan pasien baru. Tentu harapannya ke depan ya landai terus,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta ini.

Menilik data per 21 Juli 2021, pasien baru yang menjalani rawat inap tercatat 325 orang dan pasien sembuh sebanyak 721 orang.

Adapun pasien baru yang menjalani isolasi mandiri berjumlah 393 orang.

Baca Juga: Melongok Latar Belakang Rumah Rektor UNS, Pijahkan Koi dan Ada Kos-kosan Burung

”Beberapa hari terakhir penambahan kasus memang hanya berkisar 300-an orang. Padahal pekan-pekan lalu sampai 500-an orang dalam sehari.”

Meski demikian satgas menilai jika tren penurunan kasus tersebut tetap perlu diimbangi upaya preventif lainnya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Dapat Bansos Covid-19? Begini Cara Megeceknya

Kamis, 22 Juli 2021 | 21:04 WIB
X