Usai Audiensi dengan Aliansi Elemen Sukoharjo Bersatu, Bupati Perintahkan Penyaluran Bansos Dipercepat

- Kamis, 22 Juli 2021 | 16:43 WIB
Sekda Sukoharjo Widodo memberikan pemaparan di DPRD Sukoharjo, Kamis (22/7/2021). (SMSolo/Heru S)
Sekda Sukoharjo Widodo memberikan pemaparan di DPRD Sukoharjo, Kamis (22/7/2021). (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Sukoharjo bergerak cepat merealisasikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) bagi warga terdampak Covid-19. 

Sekda Sukoharjo Widodo mengatakan, usai mengikuti audensi dengan Aliansi Elemen Sukoharjo  Bersatu di DPRD, pihaknya langsung melaporkan pada Bupati dan Wakil Bupati.

"Setelah kami laporkan digelar rapat dan Bupati memerintahkan penyaluran bantuan dipercepat. Baik yang bersumber dari APBN, Provinsi, APBD, maupun sumber lainnya," ungkap Sekda Sukoharjo, Widodo, Kamis (22/7/2021).

Baca Juga: Website DPRD Sukoharjo Dihack Gambar Kepala Ruwet

Ada tiga bansos yang akan dipercepat penyalurannya. Yaitu PKH, BPMT dan BST. Untuk bantuan sosial bersumber APBN masing-masing Program Keluarga Harapan (PKH) bulan Juli, Agustus dan bulan September 2021.

Untuk PKH yang jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) 30.290, saat ini sudah direalisasikan pada 8.399 KPM. Bantuan langsung ditransfer pada rekening KPM.

Bantuan selanjutnya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang penyalurannya melalui e-Waroeng. Jumlah penerima BPNT sebanyak 55.279 KPM dan akan direalisasikan tanggal 27-29 Juli mendatang. Tiap KPM akan menerima sembako berupa beras, telur dan kacang senilai Rp 200.000.

Baca Juga: Aliansi Elemen Sukoharjo Bersatu datangi DPRD terkait Dampak PPKM Darurat . Ini Empat Pernyataan Sikap Mereka

Ketiga, Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk bulan Mei dan Juni yang direalisasikan mulai 23-31 Juli. Penerima BST di Sukoharjo sendiri sebanyak 50.802 KPM dimana tiap KPM akan menerima uang tunai Rp 300 ribu.

"Selain itu, penerima PKH dan BST akan menerima tambahan beras 10 kilogram. Juga ada alokasi 3.000 paket 5 kg beras untuk warga yang masuk dalam DTKS non penerima bansos dari APBN," jelas Widodo.

Untuk bantuan bersumber APBD, lanjut Widodo, disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang akan menyalurkan 2.500 paket sembako. Data Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian juga tersedia 200 set APD dan alat cuci tangan 150 unit yang akan ditempatkan di fasilitas umum seperti perkantoran atau pasar.

Selain itu dari Baznas Sukoharjo juga akan memberikan 5.010 bingkisan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL). Penyalurannya akan dilakukan melalui kecamatan mulai 25-27 Juli. Kemudian paket sembako dalam program ASN Peduli dimana tiap ASN akan membantu paket sembako senilai Rp 200 ribu direalisasikan 26-27 Juli.

Baca Juga: Tekan Kasus Kekerasan Terhadap Anak, Kejari Wonogiri Luncurkan Program Jaksa Masuk Sekolah

"Paket sembako dari ASN Peduli akan didistribusikan pada warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang belum mendapat PKH, BPNT maupun BST," ujar Sekda.

Di samping itu, saat ini pihaknya sedang mengajukan realisasi 100 ton beras dari Bulog yang akan disalurkan pada masyarakat kurang mampu di luar penerima PKH, BPNT dan BST.

"Untuk PKL data sementara yang ada sebanyak 2.500 PKL. Data tersebut diluar penerima PKH, BPNT dan juga BST."

Yang jelas, lanjut Widodo, pemilahan dilakukan agar warga tidak menerima dobel dengan program bantuan dari pusat dan bisa merata sehingga tidak ada yang tercecer." **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Tes SKD ASN Diharapkan Hasilkan ASN Berkualitas

Rabu, 22 September 2021 | 08:39 WIB

Balapan Liar, Puluhan Pemuda Diamankan Polsek Kartasura

Senin, 20 September 2021 | 09:20 WIB

Pemkab Sukoharjo-Baznas Luncurkan Bantuan Jogo Kiai

Sabtu, 18 September 2021 | 18:52 WIB

800 Pelaku UMKM di Sukoharjo Ikuti Vaksinasi

Kamis, 16 September 2021 | 09:03 WIB
X