Harga BBM Naik. Biaya Solar Bus Batik Solo Trans Tambah Rp 25 Juta/Hari, Feeder Tambah Rp 6 Juta/Hari

- Rabu, 7 September 2022 | 07:49 WIB
Angkutan feeder Batik Solo Trans (BST) melintas di kawasan Manahan Solo. (SMSolo/Yoma Times Suryadi) (SMSolo/Yoma Times Suryadi)
Angkutan feeder Batik Solo Trans (BST) melintas di kawasan Manahan Solo. (SMSolo/Yoma Times Suryadi) (SMSolo/Yoma Times Suryadi)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berdampak terhadap peningkatan biaya bahan bakar yang harus ditanggung operator Batik Solo Trans (BST) dan angkutan feeder.

“Ada kenaikan sekitar 30 persen, jadi ya lumayan. Tapi yang penting pelayanannya tetap gratis walau ongkos solar sudah naik sejak Sabtu (3/9/2022),” kata Direktur PT Bengawan Solo Trans, Sri Sadadmojo.

Baca Juga: PSG vs Juventus di Liga Champions: Mbappe Membuat Si Nyonya Tua Tertunduk

Saat ini operator BST itu mengoperasikan 104 bus di enam koridor. Setiap tangki bus itu berkapasitas 60 liter BBM jenis solar.

Jika dikalkulasi, total pengeluaran biaya BBM sebelum harga dinaikkan berkisar Rp 32 juta per hari. Namun angka itu kini melonjak hingga Rp 57 juta per hari.

Baca Juga: Dinamo Zagreb vs Chelsea di Liga Champions: Aubameyang Cs Terkapar di Maksimir

Project Manager PT Transportasi Global Mandiri, Suyanta, juga mengakui jika kenaikan harga BBM jenis Pertalite menambah ongkos operasional 100 angkutan feeder BST yang melayani enam koridor.

Selama ini masing-masing kendaraan memerlukan 25 liter BBM untuk beroperasi selama sehari.

Baca Juga: Santri Pondok Gontor Diduga Dianiaya Hingga Meninggal

Sebelumnya ongkos bensin harian feeder hanya berkisar Rp 19 juta, namun kini melonjak hingga Rp 25 juta.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LAPAN RI Jateng Desak Hentikan Semua Penambangan

Rabu, 30 November 2022 | 21:16 WIB

Pospenas Solo, Banyak Siswa Antusias Ikut Lomba Pidato

Jumat, 25 November 2022 | 10:10 WIB
X