PKS Tegas, Tolak Kenaikan Harga BBM. Selama Jokowi Menjabat, 7 Kali Kenaikan Harga BBM

- Rabu, 7 September 2022 | 11:00 WIB
Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Surakarta, H Daryono ST, (SMSolo/dok)
Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Surakarta, H Daryono ST, (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Salah satu partai yang tegas menolak kenaikan harga BBM yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pernyataan sikap tersebut dikemukakan Ketua Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Surakarta, H Daryono ST, Rabu (7/9).

PKS menolak kenaikan harga BBM subsidi jenis solar dan pertalite pada Sabtu (3/9), dengan pertimbangan, kebijakan tersebut jelas mengkhianati kepercayaan rakyat.

Baca Juga: Divonis 10 Tahun Disunat jadi 4 Tahun. Baru 2 Tahun Dibui Mantan Jaksa Pinangki sudah Bebas Bersyarat

Pemerintah diberi mandat oleh rakyat untuk mensejahterahkan masyarakat, dengan menstabilkan harga kebutuhan masyarakat dan menyiapkan lapangan kerja.

Hal itu, kata H Daryono, sesuai janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, faktanya, BBM sudah naik tujuh kali selama pemerintahan Jokowi sejak 2014.

Baca Juga: Kasus Santri Gontor Tewas. Keluarga Minta Kasus Diusut Tuntas

Ditambahkan Ketua DPD PKS Solo itu, bahwa pemerintah seringkali berdalih jika membengkaknya biaya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) karena adanya subsidi BBM.

Padahal pembengkakan biaya APBN bisa dikurangi dengan melakukan efisiensi agar bebas dari pemborosan belanja dan praktik korupsi.

Pemerintah bisa menunda proyek-proyek besar yang tidak prioritas seperti proyek Ibu Kota Nusantara sehingga tetap bisa memberikan subsidi BBM kepada rakyat.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kenaikan PBB Dikeluhkan Warga, Apa Respon Gibran?

Senin, 6 Februari 2023 | 11:26 WIB

Divonis Kanker Payudara, Nunung Srimulat Hanya Pasrah

Sabtu, 4 Februari 2023 | 13:22 WIB

Gibran Dikabarkan Lumpuh Total!

Jumat, 3 Februari 2023 | 20:53 WIB
X