Warga Klaten yang Positif Covid-19 Dievakuasi Ke Tempat Isolasi Terpusat

- Jumat, 23 Juli 2021 | 16:15 WIB
Bupati, kapolres dan dandim melepas bus yang mengangkut warga ke Asrama Haji Donohudan (AHD), Jumat (23/7/2021). (SMSolo/Merawati S)
Bupati, kapolres dan dandim melepas bus yang mengangkut warga ke Asrama Haji Donohudan (AHD), Jumat (23/7/2021). (SMSolo/Merawati S)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Pemkab Klaten Bersama Kodim 0723 dan Polres Klaten, melakukan gerakan besar-besaran untuk mengoptimalkan isolasi terpusat di sejumlah lokasi di Klaten. Bahkan, ada warga yang dibawa ke asrama Haji Donohudan, Boyolali.

"Kami akan memaksimalkan tingkat keterisian tempat isolasi terpusat di Kabupaten Klaten. Mulai hari ini (Jumat 23/7/21) dilakukan evakuasi dan penjemputan warga yang terkonfirmasi positif covid-19 tanpa gejala atau bergejala ringan ke fasilitas isolasi terpusat," kata Bupati Sri Mulyani.

Hal itu ditegaskan Bupati saat meninjau proses evakuasi warga di GOR Gelarsena Klaten, bersama Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu dan Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo, Jumat (23/7/21).

Baca Juga: Permintaan Baju Hazmat Meningkat, Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

GOR Gelarsena yang sudah diberi penyekat bilik-bilik, bisa menampung 50 orang dari berbagai kecamatan di Klaten. Pemkab juga mengefektifkan tempat isolasi di Kecamatan dan desa-desa, mengingat jumlah kasus positif aktif di Klaten masih di atas 4000 orang.

"Evakuasi akan dimaksimalkan, karena sudah ada hampir 1.000 tempat isolasi terpusat yang sudah disiapkan, baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa. Ini sudah sesuai dengan arahan Kapolda Jawa Tengah," imbuh Bupati.

Selain itu, ada sekitar 50 warga yang dikirim ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Semuanya laki-laki dan OTG, tidak ada lansia. Pengiriman pasien ke Donohudan juga atas arahan Gubernur Jawa Tengah. Meski demikian, dia memastikan bahwa lokasi karantina di Klaten mencukupi.

Baca Juga: Varian Delta Dipastikan Sudah Masuk Sukoharjo. UGM Telah Mengirimkan Hasil Penelitian Sampel

"Kami membawa warga positif ke tempat isolasi terpusat untuk memutus rantai penyebaran virus, terutama dari klaster keluarga. Bila semua berada di tempat isolasi terpusat, maka tim medis akan lebih mudah memantau kondisi kesehatan pasien dan memastikan asupan nutrisinya," kata Bupati Sri Mulyani.

Di tempat isolasi terpusat, pasien akan mendapatkan bantuan logistik mulai dari vitamin, obat-obatan hingga makanan, serta mendapatkan pengawasan dari tenaga kesehatan selama 24 jam penuh.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Serbuan Vaksin Polres Klaten Sasar Wonosari dan Delanggu

Sabtu, 18 September 2021 | 20:28 WIB
X