Tawuran Siswa Antar SMK Nyaris Pecah di Karanganyar. Ini Pemicunya

- Kamis, 8 September 2022 | 16:44 WIB
Polisi memberikan pembinaan di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, pascainsiden penyerangan yang terjadi Kamis (8/9/2022).  (SMSolo/dok)
Polisi memberikan pembinaan di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, pascainsiden penyerangan yang terjadi Kamis (8/9/2022). (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Insiden penyerangan SMK Muhammadiyah 3 oleh sejumlah siswa dari SMK Satya Karya, terjadi Kamis (8/9/2022) siang.

Situasi yang berpotensi tawuran siswa antar SMK nyaris pecah di Karanganyar itu, dipicu adanya saling ejek di aplikasi percakapan WhatsApp (WA).

Rekaman percakapan tersebut kemudian di-capture dan dijadikan status, lalu menyebar di grup WA sekolah.

Baca Juga: Serang Sekolah Pakai Batu, Tawuran Siswa Antar SMK Nyaris Pecah di Karanganyar

Ps Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Karanganyar Bripka Sakti mengatakan, dari penyelidikan di lapangan, saling ejek itu terjadi antara salah satu siswa SMK Muhammadiyah 3 dengan salah satu alumni SMK Satya Karya.

"Alumni SMK Satya Karya lalu meng-capture percakapan di WA tersebut dan dijadikan status. Status itu dibaca salah satu rekannya, yang kemudian disebarkan ke grup WA SMK Satya Karya. Sehingga terjadi kesalahpahaman dan berujung aksi konvoi menuju SMK Muhammadiyah 3," jelasnya, mewakili Kapolres AKBP Danang Kuswoyo.

Baca Juga: Penetapan 5 Tersangka Tawuran Antar Suporter Dipertanyakan, Ini Penjelasan Polres Sleman

Guna mencegah aksi lanjutan, kedua sekolah dijaga polisi. Siswa dan alumni yang terlibat saling ejek juga dibina.

"Keduanya dipanggil ke Polsek Karanganyar untuk dibina, didampingi guru kedua sekolah dan orang tua. Dilakukan mediasi," jelasnya.

Polisi juga melakukan pembinaan lebih luas kepada semua siswa dari kedua sekolah.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KPU Karanganyar Lantik 531 PPS untuk Pemilu 2024

Selasa, 24 Januari 2023 | 21:05 WIB
X