Hingga 23 Juli, Pasien Covid-19 Sembuh di Sukoharjo Capai 8.341, Pesan Bupati : Kasus Masih Tinggi 5M Wajib!

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 11:07 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani memantau penyaluran BST di Desa Ngabean Kecamatan Kartasura, Sabtu (24/7/20210. (SMSolo/dok)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani memantau penyaluran BST di Desa Ngabean Kecamatan Kartasura, Sabtu (24/7/20210. (SMSolo/dok)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Jumlah pasien Covid-19 sembuh di Kabupaten Sukoharjo secara kumulatif terus meningkat.

Berdasarkan data corona.sukoharjokab.go.id, hingga tanggal 23 Juli 2021 tercatat ada pasien sembuh sebanyak 8.341. Sedangkan secara kumulatif total kasus positif sebanyak 9.808. Hingga periode tersebut, masih terdapat 689 pasien menjalani isolasi mandiri, 131 rawat inap dan 647 meninggal dunia.

Terkait dengan hal itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani meminta warga benar-benar patuh protokol kesehatan (prokes) dan bekerjasama untuk bisa keluar dari pandemi ini. Sebab tanpa kerjasama semua pihak, sulit sekali dilakukan.

Baca Juga: PKL di Sukoharjo Terdampak PPKM Darurat Mulai Digelontor Sembako

"Percuma kalau setiap hari pemerintah gembar-gembor meminta patuh prokes 5M tetapi masyarakat tidak kerjasama dan abai terhadap prokes. Makane ayo bareng-bareng kita keluar dari situasi ini, salah satu caranya jangan abai," tandas Bupati.

Menurut bupati perempuan pertama di Sukoharjo ini, tidak ada yang menginginkan kondisi seperti ini. Semua pasti berharap bisa segera keluar dan beraktivitas, bekerja dengan normal seperti sediakala. Tetapi sepanjang tidak ada kerjasama hal itu akan sulit terwujud.

"Pemerintah, TNI-Polri tidak bisa menekan kasus ini kalau masyarakat masih abai tidak mau kerjasama. Jadi ayo bareng-bareng bantu pemerintah, patuhi 5M itu kunci. Sukoharjo ini kasusnya cukup tinggi. Vaksin bukan segala-galanya, tetapi prokes sangat mutlak," tegas Etik saat di temui di Kantor Bupati.

Baca Juga: Karimunjawa, Daerah Teraman dari Pandemi Covid-19 di Indonesia. Tercatat Hanya Ada Enam Kasus

Terkait dengan vaksin yang hingga saat ini belum menyasar ke seluruh lapisan masyarakat, Bupati mengakui. Sebab hingga saat ini baru tersasar 14 persen dari jumlah total penduduk Sukoharjo.

Hal itu dikarenakan kuota vaksin dari Pusat memang masih terbatas. Karena itu belum bisa menyasar pada semua masyarakat.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Tes SKD ASN Diharapkan Hasilkan ASN Berkualitas

Rabu, 22 September 2021 | 08:39 WIB

Balapan Liar, Puluhan Pemuda Diamankan Polsek Kartasura

Senin, 20 September 2021 | 09:20 WIB

Pemkab Sukoharjo-Baznas Luncurkan Bantuan Jogo Kiai

Sabtu, 18 September 2021 | 18:52 WIB

800 Pelaku UMKM di Sukoharjo Ikuti Vaksinasi

Kamis, 16 September 2021 | 09:03 WIB
X