Antisipasi Aksi Demo Tolak PPKM, Kapolres dan Dandim Sukoharjo Pimpin Patroli Skala Besar

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 13:56 WIB
Seorang warga yang kedapatan tidak mengenakan masker push up di depan Kapolres dan Dandim Sukoharjo saat Operasi Skala Besar, Jumat (23/7/21) malam. (SMSolo/dok)
Seorang warga yang kedapatan tidak mengenakan masker push up di depan Kapolres dan Dandim Sukoharjo saat Operasi Skala Besar, Jumat (23/7/21) malam. (SMSolo/dok)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Mengantisipasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setiawan dan Dandim 0726 Letkol Inf Agus Adhy Darmawan pimpin patroli, Jumat (23/7/2021) malam.

Puluhan anggota TNI-Polri dan Satpol PP terlibat dalam operasi tersebut. Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan mengatakan, patroli gabungan dengan skala besar memang dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga: Dua Provokator Aksi Demo di Sejumlah Daerah, Ditangkap Polda Jateng

"Hal ini merupakan kegiatan yang biasa kita lakukan dalam beberapa waktu terakhir. Saya harap rekan-rekan dari kepolisian maupun dari TNI dan Satpol PP tidak jenuh," kata Dandim.

Pihaknya juga meminta dalam penegakan PPKM dilakukan dengan santun dan humanis. Sementara Kapolres AKBP Wahyu Nugroho mengatakan, jika menemukan adanya kerumunan tidak boleh ada pembubaran dengan kekerasan atau tindakan represif lainnya.

"Ini juga bagian dan antisipasi akan adanya isu demo menolak PPKM di sejumlah wilayah. Karena itu kami bersama dengan Kodim dan Satpol PP melakukan operasi," terang Kapolres.

Baca Juga: Hingga 23 Juli, Pasien Covid-19 Sembuh di Sukoharjo Capai 8.341, Pesan Bupati : Kasus Masih Tinggi 5M Wajib!

Selama pelaksanaan patroli, tim gabungan menemukan masih ada yang berkerumun di luar ketentuan PPKM Level 4. Serta pedagang masih menggelar dagangan. Karena itu petugas meminta agar segera bubar dan menutup lapak.

Di satu sisi Kapolres meminta masyarakat tidak terpancing isu dan kabar hoaks. Masyarakat agar tetap tenang dan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal itu sebagai bagian dari memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Masyarakat jangan terpancing isu hoax dan isu-isu lainnya. Aparat tidak akan tinggal diam dan akan bertindak tegas ketika ada hal-hal yang melanggar hukum," tegas Kapolres.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Tes SKD ASN Diharapkan Hasilkan ASN Berkualitas

Rabu, 22 September 2021 | 08:39 WIB

Balapan Liar, Puluhan Pemuda Diamankan Polsek Kartasura

Senin, 20 September 2021 | 09:20 WIB

Pemkab Sukoharjo-Baznas Luncurkan Bantuan Jogo Kiai

Sabtu, 18 September 2021 | 18:52 WIB

800 Pelaku UMKM di Sukoharjo Ikuti Vaksinasi

Kamis, 16 September 2021 | 09:03 WIB
X