Penambang Pasir Asal Sragen Diduga Terserat Arus Bengawan Solo

- Minggu, 25 Juli 2021 | 11:18 WIB
ilustrasi Operasi Tim Sar Gabungan.
ilustrasi Operasi Tim Sar Gabungan.

SEMARANG, suarmerdeka-solo.com - Sarwan (55) seorang penambang pasir asal Sragen diduga kuat tenggelam di aliran sungai Bengawan Solo.

Petugas gabungan SAR Semarang dan SAR Surakarta terus melakukan penyisiran Minggu, 25 Juli 2021.

Namun Sarwan, penambang asal Desa Newung, Kecamatan Sukodono Sragen Jawa Tengah hingga Minggu, 25 Juli 2021 pukul 08.30 WIB belum ditemukan.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto membenarkan adanya dugaan penambang pasir tenggelam terseret arus Sungai Bengawan Solo.

Baca Juga: Penemuan Jenazah di Sleman Diduga Warga Klaten

Menurut Heru, Tim gabungan SAR Semarang dan SAR Surakarta terus melakukan pencarian terhadap korban yang diduga kuat terseret arus deras Bengawan Solo.

"Di lokasi terseretnya korban ditemukan pelampung dari ban dan alat untuk menambang pasir."

Ada dugaan, kata Heru, pada saat menambang pasir korban terperosok, kemudian hanyut terbawa arus yang cukup deras. Kali pertama hilangnya penambang itu diketahui saat istri korban mencari suaminya di lokasi tempat penambangan pasir.

Baca Juga: Penyintas Covid-19 yang Genggam Medali di Olimpiade, Windy: Cuma Ada Atlet dan Barbel

Di Lokasi tersebut, istri korban tidak ketemu Sarwan, namun hanya melihat perlengkapan untuk menambang pasir. Selanjutnya, istri korban melaporkan kejadiannya dan Tim SAR Semarang dan Tim SAR Surakarta.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB

ISI Surakarta Gelar Festival Keris Internasional

Jumat, 26 November 2021 | 10:26 WIB
X