Hati-hati, Kejari Bantah Penyidikan Kasus Bumdes Berjo Berjalan Lamban

- Kamis, 15 September 2022 | 12:31 WIB
Kasi Pidsus Kejari Karanganyar Tubagus Gilang Hidayatullah (SMSolo/Irfan Salafudin)
Kasi Pidsus Kejari Karanganyar Tubagus Gilang Hidayatullah (SMSolo/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar membantah anggapan, penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di Bumdes Berjo berjalan lamban.

Menurut jajaran petinggi Kejari, penyidikan terus dilakukan, namun secara hati-hati dan tidak buru-buru.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Karanganyar Tubagus Gilang Hidayatullah mengatakan, surat perintah penyidikan (sprindik) kasus tersebut keluar pada 20 Juni 2022.

Baca Juga: Akhirnya, Kades Berjo dan Mantan Dirut Bumdes Berjo Ditetapkan sebagai Tersangka

"Jadi saya rasa penyidikan berjalan wajar. Belum enam bulan, masih wajar. Karena penyidikan kasus tindak pidana korupsi bukan sesuatu yang harus buru-buru. Sebab itu akan jadi beban kami, saat pembuktian di persidangan," katanya dalam konferensi pers, Kamis (15/9/2022).

Dalam penyidikan kasus yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,16 miliar tersebut, ada 20-an saksi yang diminta keterangannya oleh Kejari.

Selain itu ada keterangan dari dua saksi ahli, serta perhitungan kerugian keuangan negara dari Inspektorat Karanganyar.

Baca Juga: Kasus Penyimpangan Dana Bumdes Berjo, Jaksa Isyaratkan Beberapa Orang Jadi Tersangka

"Memang ada beberapa kendala saat penyidikan. Misal saksi berhalangan hadir. Perhitungan kerugian keuangan negara juga butuh waktu. Tapi itu bukan kendala yang urgent. Yang jelas, kami tidak mau buru-buru dan terkesan asal-asalan dalam penanganan kasus ini," tandasnya.

Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Bumdes Berjo. Yakni Kepala Desa Berjo berinisial S (Suyatno) dan mantan Dirut Bumdes Berjo, EK (Eko Kamsono).

Penetapan dilakukan setelah Kejari mengantongi tiga alat bukti, berupa keterangan saksi, keterangan saksi ahli dan beberapa dokumen.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Regsosek di Karanganyar Sudah Mencapai 54 Persen

Kamis, 3 November 2022 | 06:05 WIB
X