Kasus Bumdes Berjo, Penyimpangan Keuangan Terkait Pengembangan Objek Wisata Telaga Madirda

- Kamis, 15 September 2022 | 16:25 WIB
Pengembangan objek wisata Telaga Madirda merupakan bagian dalam kasus dugaan penyimpangan Bumdes Berjo, Karanganyar.. (SMSolo/dok)
Pengembangan objek wisata Telaga Madirda merupakan bagian dalam kasus dugaan penyimpangan Bumdes Berjo, Karanganyar.. (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Kasus dugaan tindak pidana korupsi di Bumdes Berjo, yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1,16 miliar, terkait dengan pengembangan Objek Wisata Telaga Madirda di wilayah Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Karanganyar Tubagus Gilang Hidayatullah menjelaskan, ada penggunaan dana yang tidak sesuai peruntukan, maupun nilainya di mark up.

"Ada beberapa. Seperti mark up pengadaan lahan parkir, pembangunan kolam renang, wahana flying fox. Juga ada uang yang digunakan untuk kepentingan pribadi yang bersangkutan," katanya dalam konferensi pers, Kamis (15/9).

Baca Juga: Akhirnya, Kades Berjo dan Mantan Dirut Bumdes Berjo Ditetapkan sebagai Tersangka

Akibatnya, timbul kerugian keuangan negara, yang berdasarkan perhitungan Inspektorat Karanganyar nilainya sebesar Rp 1,16 miliar.

Dua orang ditetapkan Kejari Karanganyar sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di Bumdes Berjo. Yakni Kepala Desa Berjo, S (Suyatno) dan mantan Dirut Bumdes Berjo, EK (Eko Kamsono).

"Kedua tersangka dijerat pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara," kata Kasi Pidsus.

Baca Juga: Hati-hati, Kejari Bantah Penyidikan Kasus Bumdes Berjo Berjalan Lamban

Tidak menutup kemungkinan, jika dalam penyidikan nanti ada fakta baru yang mengarah pada pelaku lain, maka bisa saja muncul tersangka baru.

"Jika ada fakta yang memang memungkinkan untuk penambahan tersangka, kenapa tidak. Tapi jika tidak ada, ya tidak bisa dipaksakan," tandasnya.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Regsosek di Karanganyar Sudah Mencapai 54 Persen

Kamis, 3 November 2022 | 06:05 WIB
X