Mengaku Petugas Metrologi dan Palsukan Cap Tanda Tera, Warga Sragen Diciduk Polres Sukoharjo

- Kamis, 15 September 2022 | 15:50 WIB
Seorang warga Sragen diamankan Polres Sukoharjo terkait pemalsuan cap tera. (SMSolo/dok Polres Sukoharjo)
Seorang warga Sragen diamankan Polres Sukoharjo terkait pemalsuan cap tera. (SMSolo/dok Polres Sukoharjo)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Polres Sukoharjo mengungkap kasus pemalsuan cap tanda tera. Modus yang digunakan pelaku mengaku sebagai Petugas Metrologi.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugrhoho Setyawan mengatakan, pelaku adalah AM (32), warga Masaran, Kabupaten Sragen.

Kronologi kejadian tersebut berawal ketika pelaku yang merupakan seorang reparatir timbangan mempunyai ide untuk melakukan peneraan terhadap timbangan.

Baca Juga: Peran Pemuda di Madiun di Kasus Bjorka Masih Didalami

“Karena pada saat pelaku ini bekerja di reparasi timbangan milik orang lain, ia pernah mengambil timbangan dan membantu proses tanda tera. Jadi dengan pengetahuan yang dimilikinya ini, pelaku kemudian memiliki ide untuk pemalsuan cap tanda tera,” jelas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menerangkan, bahwa dalam menjalankan aksinya, pelaku dibantu saudaranya yang berinisial R.

Baca Juga: Prediksi Liga Eropa Sheriff vs Manchester United

Saat melakukan aksi, pelaku mengaku berasal dari Metrologi Kabupaten Sukoharjo. Pelaku mendatangi para korbannya kemudian mengambil timbangan yang kemudian melakukan pemalsuan cap tanda tera.

“Setelah timbangan para korban sudah dipalsukan cap tanda tera nya, pelaku kemudian mengembalikan timbangan tersebut kepada korbannya. Pelaku juga memberi kwitansi untuk meyakinkan para korban,” jelas AKBP Wahyu sembari mengatakan pelaku menarik biaya kepada korbannya sebesar Rp 120.000.

Baca Juga: Akhirnya, Kades Berjo dan Mantan Dirut Bumdes Berjo Ditetapkan sebagai Tersangka

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Densus Ciduk Terduga Teroris di Sukoharjo

Kamis, 1 Desember 2022 | 11:50 WIB
X