Kades Jadi Tersangka Bumdes Berjo, Ini yang Dilakukan Pemkab Karanganyar

- Jumat, 16 September 2022 | 19:13 WIB
Pengembangan objek wisata Telaga Madirda merupakan bagian dalam kasus dugaan penyimpangan Bumdes Berjo, Karanganyar.. (SMSolo/dok)
Pengembangan objek wisata Telaga Madirda merupakan bagian dalam kasus dugaan penyimpangan Bumdes Berjo, Karanganyar.. (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Penetapan Kades Berjo Suyatno sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di Bumdes Berjo, segera disikapi Pemkab Karanganyar.

Namun Pemkab akan melangkah lebih lanjut setelah ada surat dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar.

Menilik aturan dalam Permendagri No 82 Tahun 2015, pada pasal 9 huruf D disebutkan, kades yang diduga melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme, akan diberhentikan sementara.

Baca Juga: Akhirnya, Kades Berjo dan Mantan Dirut Bumdes Berjo Ditetapkan sebagai Tersangka

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Karanganyar Sundoro Budi Karyanto menjelaskan, pihaknya telah berkirim surat ke Kejari Karanganyar, untuk meminta penjelasan terkait penetapan Kades Berjo sebagai tersangka.

"Kami tunggu surat dari Kejari dulu. Kalau suratnya sudah turun, nanti akan diambil langkah selanjutnya terkait Kades Berjo," jelasnya.

Langkah seperti memberhentikan sementara dari jabatan, menurut Sundoro, akan diputuskan setelah ada surat resmi dari Kejari bahwa yang bersangkutan menjadi tersangka.

Baca Juga: Hati-hati, Kejari Bantah Penyidikan Kasus Bumdes Berjo Berjalan Lamban

Seperti diberitakan, Kejari Karanganyar menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengembangan Objek Wisata Telaga Madirda yang dikelola Bumdes Berjo.

Keduanya yakni Kades Berjo Suyatno dan mantan Dirut Bumdes Berjo, Eko Kamsono.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Regsosek di Karanganyar Sudah Mencapai 54 Persen

Kamis, 3 November 2022 | 06:05 WIB
X