Refleksi Kehidupan Masa Prasejarah Dipamerkan di Pameran Kampung Purba di De Tjolomadoe

- Sabtu, 17 September 2022 | 20:14 WIB
Pengunjung mengamati koleksi yang dipamerkan di acara Pameran Kampung Purba di De Tjolomadoe, Sabtu (17/9). Pameran tersebut digelar antara 12-24 September. (SMS/Yoma Times Suryadi) (SMSolo/Yoma Times Suryadi)
Pengunjung mengamati koleksi yang dipamerkan di acara Pameran Kampung Purba di De Tjolomadoe, Sabtu (17/9). Pameran tersebut digelar antara 12-24 September. (SMS/Yoma Times Suryadi) (SMSolo/Yoma Times Suryadi)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Ada yang menarik di gedung De Tjolomadoe, pada 12-24 September ini.

Di dalam gedung tua bekas pabrik gula tersebut, ada kerangka gajah purba berdiri di tengah hall. Di sudut ruangan yang lain, terdapat replika goa, tempat tinggal manusia purba, lengkap dengan lukisan dindingnya.

Bergeser di sudut yang lain, ada pula mumi manusia masa prasejarah, yang didatangkan dari Mamasa, Sulawesi Barat. Juga masih ada jejak-jejak kehidupan manusia purba, yang bisa dilihat di De Tjolomadoe, mulai dari alat hidup, hingga senjata dan aksesoris manusia purba.

Baca Juga: Ditetapkan Sebagai Tersangka, MAH Pemuda asal Madiun Terima Uang 100 Dolar Amerika dari Bjorka

Semua itu dipamerkan pada pengunjung, dalam acara "Pameran Kampung Purba : Jejak Peradaban yang Tak Tertuliskan", yang diadakan Direktorat Pengembangan dan Pemanfaataan Kebudayaan, bekerjasama dengan sejumlah Balai Pelestarian dari berbagai daerah.

Secara resmi, acara untuk umum dan gratis itu dibuka Sabtu (17/9). Pameran itu juga merupakan rangkaian dari kegiatan Sangirun Night Trail di Situs Manusia Purba Sangiran, yang berlangsung 16-18 September.

Baca Juga: Film Lara Ati, Dilema Anak Muda Hadapi Kolotnya Orang Tua yang Dibumbui Pahitnya Kisah Asmara

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid menjelaskan, Pameran Kampung Purba merupakan refleksi rekonstruksi dari kehidupan masa prasejarah, dalam bentuk kampung yang terbagi dalam beberapa klaster.

"Setiap klaster menyajikan cerita tentang cara hidup dan beradaptasi manusia hingga tercipta sebuah peradaban yang khas dari masa ke masa," katanya.

Baca Juga: Laga Pamungkas Grup F Kualifikasi Piala Asia: Saatnya Timnas U20 Tuntaskan Dendam ke Vietnam!

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Regsosek di Karanganyar Sudah Mencapai 54 Persen

Kamis, 3 November 2022 | 06:05 WIB
X