Gelar Aksi di Gladag, GRBS Minta MPR Makzulkan Presiden Jokowi

- Jumat, 23 September 2022 | 17:52 WIB
Sekitar 100 orang menamakan diri Gerakan  Rakyat Bersatu Soloraya menggelar demo di Gladag, Jumat (23/9/2022). (SMSolo/dok)
Sekitar 100 orang menamakan diri Gerakan Rakyat Bersatu Soloraya menggelar demo di Gladag, Jumat (23/9/2022). (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Sejumlah elemen yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Bersatu Soloraya (GRBS) berunjuk rasa meminta MPR memakzulkan atau mencopot Presiden Joko Widodo.

Tuntutan itu disampaikan dalam aksi sekitar 100 orang di Bundaran Gladag Solo, Jumat (23/9/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Secepatnya MPR mencopot Jokowi sebagai Presiden karena dianggap sudah tidak layak dan tidak mampu mengelola tata negara," kata Ketua GRBS, Syamsubdin Asrori.

Baca Juga: Kinerja Jokowi Dibanding-bandingke, Apa Kata Gibran?

"Kami berusaha menyampaikan aspirasi atas carut-marutnya tata negara," tambahnya.

Menurut Syamsubdin, ada dua kepentingan besar pada Pemerintahan Jokowi yang membuat rakyat tertindas. Yakni kepentingan oligarki politik dan oligarki ekonomi.

"Tidak ada sama sekali, rakyat khususnya di Solo melalui elemen yang terkumpul seperti ojol, mahasiswa, pelajar SMA, yang tidak menyuarakan aspirasi," ungkapnya.

Baca Juga: Catat!! Tak Ada Penghapusan Listrik 450 VA. Ini Kata Jokowi

Menurut Syamsubdin, kondisi rakyat semakin terpuruk dengan beberapa kebijakan baru, sementara orang-orang kaya atau oligarki makin merajalela.

"Jokowi layak mundur, layak turun tahta dan layak pulang ke Solo meninggalkan jabatannya," kata dia, membacakan tuntutan aksinya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diterjang Arus Bengawan Solo, Jembatan Sesek Hanyut

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:25 WIB

Abipraya Arena Diluncurkan, Jadi Area Esport Jateng

Minggu, 25 September 2022 | 17:17 WIB
X