Enam Benda Cagar Budaya Lepas Diselamatkan ke Museum R Hamong Wardoyo Boyolali

- Selasa, 27 September 2022 | 16:32 WIB
Petugas Museum R Hamong Wardoyo menunjukkan batu fragmen candi yang diselamatkan dari tempat asal di Kecamatan Teras, Boyolali.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Petugas Museum R Hamong Wardoyo menunjukkan batu fragmen candi yang diselamatkan dari tempat asal di Kecamatan Teras, Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Dinilai rawan pencurian dan perusakan, enam benda cagar budaya di Kecamatan Teras dipindahkan ke Museum R Hamong Wardoyo, Boyolali.

“Belum diketahui rinci, benda ini peninggalan pada masa kerajaan apa. Perlu penelitian lebih lanjut dari ahli arkeologi,” ujar Pamong Budaya, Disdikbud Boyolali, Sumarjo, Selasa (27/9).

Dia menjelaskan, penyelamatan cagar budaya itu urgen dilakukan. Keenam benda cagar budaya tersebut berupa satu batu besar dari Makam Balong, Dusun Coyudan, Desa Bangsalan, Kecamatan Teras.

Baca Juga: Bangunan Pagar Keraton Kartasura yang Dibongkar Statusnya Benda Cagar Budaya

Selain itu, lima fragmen prigen atau fondasi candi di Dukuh Magangan, RT 3 RW 5 Desa Sudimoro, Teras.

Lima fragmen prigen itu diambil dari pekarangan rumah warga, tepatnya di belakang kandang sapi.

“Dan hampir dibuat pondasi bangunan. Letaknya yang jauh dari pemukiman menjadi pertimbangan kami karena rawan pencurian dan perusakan.”

Baca Juga: Berharap Ekskavasi Situs Watugenuk di Kragilan, Mojosongo Bisa Berlanjut

Apalagi, ternyata aksi pencurian benda cagar budaya pernah terjadi sebelumnya. Bahkan, pencuri datang dengan menggunakan mobil pikap dan berdalih untuk penyelamatan. Sehingga hanya sisanya yang bisa diselamatkan ke museum.

“Warga melapor, ada yang mengambil dan mengaku dari keraton. Ambilnya sampai satu pikap, ini cuma sisanya saja,” ungkap Sumarjo.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usai Trabas, Komunitas Trail Boyolali Reklamasi Lahan

Jumat, 18 November 2022 | 16:00 WIB
X