Edarkan Uang Palsu, Warga Nguter Terkena 'Karma' Positif Covid-19

- Kamis, 29 September 2022 | 14:05 WIB
Kapolres Sukoharjo AKBP wahyu Nugroho Setyawan didampingi Kapolsek Nguter dan Kasubag Humas menunjukkan barang bujti upal. (SMSolo/Heru S)
Kapolres Sukoharjo AKBP wahyu Nugroho Setyawan didampingi Kapolsek Nguter dan Kasubag Humas menunjukkan barang bujti upal. (SMSolo/Heru S)

Baca Juga: Misteri Waduk Cengklik di Kecamatan Ngemplak Boyolali, Benarkah Berupa Sebuah Kota Besar?

Tidak lama berselang, datang Sales dari Wings Food untuk menagih tagihan orderan sebear RP 2,2 juta. Pegawai Nita Cell kemudian mengambil uang dalam laci dan menyerahkan pada sales itu.

"Saat menerima uang setoran itu, sales ini curiga karena hologram yang ada pada uang itu agak berbeda. Hanya saja uang tersebut diterima oleh sales tersebut," ungkap Kapolres.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Brigadir J Masuki Babak Baru, Kejagung Nyatakan Berkas Ferdy Sambo Cs Lengkap

Namun demikian, sore harinya sales kembali datang ke toko dan minta agar uang yang diserahkan diganti. Karena curiga akhirnya uang kembali dicek dan selanjutnya kasus itu dilaporkan ke Polsek Nguter.

Mendapati laporan itu, Polsek Nguter diback up Satreskrim Polres Sukoharjo bergerak dan mencari keberadaan Joko Purwanto.

Baca Juga: Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah Dirujak Netizen

Akhirnya pada Kamis tanggal 22 September 2022 pelaku dapat diamankan di daerah Ngelo, Wonogiri. Dari interogasi yang dilakukan petugas, ternyata pelaku ini membeli upal itu via online dan COD di daerah Palur, Mojolaban.

"Dia membeli 20 lembar uang pecahan 100 ribu dengan harga Rp 1,5 juta. Uang itu kemudian untuk transfer dan membeli sesuatu di derah Wonogiri," imbuh Kapolres.

Atas perbuatan tersebut, pelaku kemudian di tahan berikut barang buktinya. Kaitannya dengan peredaran uang palsu.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X