Warga Sragen Hati-hati! Kasus DBD Naik

- Senin, 3 Oktober 2022 | 20:25 WIB
Kasus DBD di Kabupaten Sragen mengalami peningkatan akhir-akhir ini. (SMSolo/dok)
Kasus DBD di Kabupaten Sragen mengalami peningkatan akhir-akhir ini. (SMSolo/dok)

Soal kegiatan fogging, pihaknya menekanan harus memenuhi kriteria. Karena tidak boleh asal fogging. Mengingat asap tersebut mengandung racun.

Baca Juga: PSSI dan PT LIB Diminta Bertanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan. Ini Kata Sesepuh Pasoepati

”Salah satu syaratnya yakni ada warga yang dinyatakan positif DBD dan beberapa dinilai suspect atau badannya panas,” jelasnya.

Dia menilai soal wilayah yang terpapar DBD relatif berubah. Jika dulu di kawasan yang rendah seperti Kecamatan Sragen dan Karangmalang lebih rentan dari pada daerah yang tinggi. Namun sekarang untuk daerah yang tinggi juga punya risiko yang sama.

Baca Juga: Ditahan Kejari Kasus Bumdes, Suyatno Diusulkan Dihentikan Sementara dari Jabatan Kades Berjo

Pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi dengan petugas pengampu di kecamatan. Terkait penanganan DBD, kepala puskesmas diminta agar tidak telat melakukan rujukan.

“Pencegahan DBD juga bisa dilakukan masyarakat dengan menjaga kebersihan di wilayah masing-masing. Seperti melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M,” tegas Hargiyanto. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Desa di Sragen Gelar Pilkades Sebelum November 2023

Minggu, 29 Januari 2023 | 19:30 WIB

Lelaki Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Ikan

Senin, 16 Januari 2023 | 18:13 WIB
X