Begini Motif Pembunuhan Anak oleh Ibu Kandungnya di Sragen

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 11:20 WIB
Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Sidoharjo terdiri Kapolsek Sidoharjo AKP Harno, Camat Agus Tri Pranoto dan Kades Sidoharjo Titik Saptawati mendatangi lokasi pembunuhan di Kampung Tlobongan RT 22, Desa Sidoharjo, untuk menenangan warga.(SM/Anindito AN) (SMSolo/Anindito AN)
Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Sidoharjo terdiri Kapolsek Sidoharjo AKP Harno, Camat Agus Tri Pranoto dan Kades Sidoharjo Titik Saptawati mendatangi lokasi pembunuhan di Kampung Tlobongan RT 22, Desa Sidoharjo, untuk menenangan warga.(SM/Anindito AN) (SMSolo/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Kasus pembunuhan di Sragen yang dilakukanibu kandung terhadpa anaknya sendiri membuat geger.

Suwarni (65), seorang ibu yang tega menghabisi anaknya kandungnya Supriyanto (45), anaknya dengan cara dipukul batu dan cangkul saat tidur.

Dari penelusuran yang dilakukan solo.suaramerdeka.com ternyata ini motif di balik kasus pembunuhan tersebut.

Baca Juga: Viral! Video Suporter di Kanjuruhan Minta Polisi Tidak Tembakkan Gas Air Mata Dibalas Bentakan

Dari informasi yang didapat, ternyata korban Supriyanto dikenal sebagai anak yang nakal dan suka mencuri. Kondisi itulah yang menyebabkan ibunya sudah tidak tahan dengan kelakuan anak keduanya itu.

Kapolres AKBP Piter Yanottama melalui Kapolsek Sidoharjo AKP Harno mengungkapkan Suwarni jengkel karena anaknya nakal. Sebab Supriyanto seorang residivis yang sudah sering keluar masuk bui.

Baca Juga: 1.500 Suporter Bola Klaten Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

"Kalau orang Jawa bilang mungkin ibunya sudah pingget (sakit hati), sehingga seorang ibu pun tega menghabisi anak kandungnya sendiri,'' terang Kapolsek Sidoharjo AKP Harno dihubungi Selasa (4/10).

Berdasarkan catatan kepolisian, semasa hidup, Supriyanto dua kali masuk bui karena tindak pencurian dan terakhir terlibat kasus perjudian.

Baca Juga: Pembunuhan di Sragen. Seorang Ibu Tega Habisi Anak Kandungnya Dengan Cangkul dan Batu

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Sragen Dapat Penghargaan Meritokrasi

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:33 WIB

Mal Pepalayan Publik Sragen Soft Opening 15 Desember

Kamis, 24 November 2022 | 20:32 WIB

Lubangi Tembok Dalam, Lima Napi Lapas Sragen Kabur

Rabu, 23 November 2022 | 09:02 WIB

PDIP Incar Hattrick Kemenangan dan 26 Kursi DPRD Sragen

Selasa, 15 November 2022 | 19:57 WIB
X