Daftarkan Anak Anda Sekarang, Masa Tunggu Haji Semakin Panjang Jadi 29-30 Tahun

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:40 WIB
Para calon jamaah haji siap diberangkatkan dari Asrama Haji Donohudan (AHD), Kecamatan Ngemplak pada musim haji 2022 lalu.  (SMSolo/Joko Murdowo)
Para calon jamaah haji siap diberangkatkan dari Asrama Haji Donohudan (AHD), Kecamatan Ngemplak pada musim haji 2022 lalu. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo - Bertambah tahun, masa tunggu haji semakin panjang. Bahkan, saat ini sudah mencapai 29-30 tahun.

“Untuk itu, kini Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran haji sejak usia 12 tahun,” ujar Kepala Kemenag Boyolali, Hanif Hanani, Selasa (4/10).

Dia menjelaskan, masa tunggu tersebut terjadi baik di wilayah Boyolali maupun daerah lain di Jawa Tengah. Untuk mengantisipasi lamanya masa tunggu haji, maka Kemenag membuka pendaftaran haji di usia 12 tahun.

Baca Juga: Uangnya Tabungan Haji Puluhan Juta Dimakan Rayap, Kenapa Penjaga SD di Solo Ini Tak Buka Rekening?

“Ya, kami menghimbau orangtua agar anak-anaknya didaftarkan dulu. Kalau anak usia 12 didaftarkan, maka berangkatnya sekitar usia 40-an,” ujarnya.

Pasalnya, tidak ada kemungkinan berkurangnya masa tunggu haji.

Sebab, tiap ada calon jamaah haji (CJH) yang meninggal dunia. Bisa langsung digantikan oleh anggota keluarganya yang lain.

Termasuk CJH yang sakit permanen bisa digantikan ahli waris. Sehingga tidak ada kemungkinan pengurangan masa tunggu dengan adanya pelimpahan kursi haji pada ahli waris.

Baca Juga: Mulai Kloter 9, Seluruh Jemaah Haji Wajib Jalani Swab Antigen

“Kalau dulu kan hangus, kalau sekarang kan diganti. Jadi tidak mengurangi antrean,” tutur Hanif.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usai Trabas, Komunitas Trail Boyolali Reklamasi Lahan

Jumat, 18 November 2022 | 16:00 WIB
X