Pembunuhan di Sragen: 'Selamat Tinggal, Le'. Sang Ibu Pun Memukulkan Bongkahan Cor Beton

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 16:30 WIB
Waka Polres Sragen Kompol Iskandar didampingi Kasat Reskrim AKP Lanang Teguh Pambudi dan Kasi Humas Polres Iptu Ari Pujiantoro menjelaskan hasil penyidikan sementara terhadap tersangka Suwarni, ibu pelaku pembunuh Supriyanto ke media, Selasa (4/10) sore.  ( SMSolo/Anindito AN)
Waka Polres Sragen Kompol Iskandar didampingi Kasat Reskrim AKP Lanang Teguh Pambudi dan Kasi Humas Polres Iptu Ari Pujiantoro menjelaskan hasil penyidikan sementara terhadap tersangka Suwarni, ibu pelaku pembunuh Supriyanto ke media, Selasa (4/10) sore. ( SMSolo/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Saat memukul kepala Supriyanto, anaknya yang tengah tidur lelap di lantai teras rumah menggunakan bongkahan cor beton, tersangka Suwarni (65) ibu kandungnya, mengucapkan kalimat, ''Selamat tinggal, Le. Selamat tinggal Le''.

Selanjutnya ''bress''. Bongkahan cor beton seberat sekitar 5 kg, mendarat di kepala anaknya, Supriyanto (45). Warga Tlobongan RT 22 Desa Sidoharjo berkali-kali menghantamkan bongkahan cor beton tersebut.

''Tindakan itu dilakukan berulang-ulang sampai delapan kali,'' tutur Waka Polres Sragen Kompol Iskandar kepada awak media saat jumpa pers, Selasa (4/10/2022) sore.

Baca Juga: Pembunuhan di Sragen. Seorang Ibu Tega Habisi Anak Kandungnya Dengan Cangkul dan Batu

Belum puas memukul dengan batu besar, Suwarni mengambil cangkul dan dipukulkan beberapa kali ke tubuh korban, hingga mata cangkul terlepas dari gagangnya.

Itulah tragedi pembunuhan yang dilakukan Suwarni, terhadap Supriyanto anak kandungnya sendiri. Dia merasa malu, karena Supriyanto diketahui sering mencuri.

Sejumlah tetangganya juga sering mengadukan aksi pencurian yang dilakukan Supriyanto kepada Suwarni.

Baca Juga: Begini Motif Pembunuhan Anak oleh Ibu Kandungnya di Sragen

Setelah korban meninggal, pelaku membungkus dengan tikar dan karpet serta diikat di tangga bambu. Rencananya, tersangka ingn membuat jasad itu ke aliran Kali Mungkung, di belakang rumahnya.

Namun karena tidak kuat, dia menelepon Amy Rahayu, anaknya yang ada di Jakarta.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Sragen Dapat Penghargaan Meritokrasi

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:33 WIB

Mal Pepalayan Publik Sragen Soft Opening 15 Desember

Kamis, 24 November 2022 | 20:32 WIB

Lubangi Tembok Dalam, Lima Napi Lapas Sragen Kabur

Rabu, 23 November 2022 | 09:02 WIB

PDIP Incar Hattrick Kemenangan dan 26 Kursi DPRD Sragen

Selasa, 15 November 2022 | 19:57 WIB
X