Mencengangkan, Kematian Ibu di Boyolali Naik 100 Persen. Tahun Lalu Hanya 15 Kasus

- Kamis, 29 Juli 2021 | 23:43 WIB
Kadinkes Boyolali Ratri S Survivalina.(SMSolo/Joko Murdowo) (Joko Murdowo)
Kadinkes Boyolali Ratri S Survivalina.(SMSolo/Joko Murdowo) (Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-slo.com - Kasus kematian ibu di Boyolali perlu mendapat perhatian serius jajaran terkait.

Bagaimana tidak. Dibandingkan selama 2020, kenaikannya sudah mencapai 100 persen.

Menurut Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, kematian yang terjadi pada ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas, kecuali meninggal akibat kecelakaan itu masuk kategori kematian ibu.

Baca Juga: Videonya Viral, Polda Jateng Bantah Ada Hajatan di Pendapa Museum RA Kartini Rembang

“Terhitung sejak Januari hingga 28 Juli 2021, terdapat 30 kasus kematian ibu. Ini termasuk kategori tinggi sekali,” katanya, Kamis (29/7/2021).

Padahal tahun lalu yang juga di masa Pandemi Covid-19 hanya ada 15 kasus.

Yang lebih mencengangkan, dari 30 kasus kematian ibu ini 20 di antaranya meninggal karena Covid-19.

Baca Juga: Astaga. Ponsel Milik Tim Relawan Pemakaman Covid-19 Disikat, Jono pun Ditangkap

“Memang kaum ibu merupakan kelompok rentan terkena masalah kesehatan, termasuk paparan Covid-19.”

Karena itulah, lanjut Lina, ada pengawasan khusus terhadap kesehatan ibu oleh pemerintah dan jajarannya hingga tingkat bawah.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Tiga Ruko di Cepogo Boyolali Dibobol Maling

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:36 WIB

Diduga Korsleting Listrik, BTS di Simo Boyolali Terbakar

Selasa, 30 November 2021 | 14:19 WIB

Hantam Pagar Rumah, Nissan X-Trail Terbalik

Sabtu, 27 November 2021 | 20:12 WIB
X