Jalani Psikotes Bersama Puluhan Kader PDIP Solo, Rudy Jadi Bacaleg DPR RI?

- Rabu, 19 Oktober 2022 | 06:15 WIB
Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengawasi peserta psikotes di Delima Resto dan Katering, Selasa (18/10/2022). (SMSolo/Agustinus Ariawan) (SMSolo/Agustinsu Ariawan)
Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengawasi peserta psikotes di Delima Resto dan Katering, Selasa (18/10/2022). (SMSolo/Agustinus Ariawan) (SMSolo/Agustinsu Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Puluhan kader PDI Perjuangan (PDIP) Solo mengikuti Psikotes sebagai bagian dari penjaringan dan penyaringan bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Solo, DPRD Jawa Tengah hingga DPR RI yang diselenggarakan DPC PDIP Solo di Delima Resto dan Katering, Selasa (18/10/2022).

Ketua DPC PDIP Solo sekaligus Mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo atau Rudy, menjadi salah seorang peserta Psikotes tersebut.

Baca Juga: Diduga Dibunuh, Mayat Wanita Terbungkus Plastik Ditemukan di Kolong Tol Becakayu

”Kemarin yang mendaftar (sebagai bacaleg) banyak. Tapi sudah tersaring jadi 60 orang saja. Saat ini mereka mengikuti Psikotes dan tahapan-tahapan lainnya yang dilakukan oleh DPP,” ungkap Rudy di sela-sela Psikotes.

Rudy menjelaskan, 30 anggota DPRD Solo asal PDIP mengikuti Psikotes itu.

Baca Juga: Laka Tunggal di Tol Solo- Semarang, Sedan Tabrak Rambu Jalan

“Semua ikut lagi untuk diseleksi. Lalu di tingkat (DPRD) provinsi ada tiga kader yang maju, salah satunya Mbak Hartanti. Di DPR RI ada Ali Assegaf dan sapa kae cah pinggir kali,” kata Rudy, mengistilahkan dirinya sendiri.

Dengan nada bercanda, Rudy mengakui jika ia pun mengikuti Psikotes tersebut. “Tapi mung foto thok.”

Baca Juga: Jokowi Bertemu Presiden FIFA, Stadion Kanjuruhan Akan Diruntuhkan

Ia menegaskan, pencalonan kader PDIP dalam Pemilu 2024 merupakan kewenangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Sebagai petugas partai, saya menunggu instruksi ketua umum. Kalau dicalonkan ya saya berangkat,” tuturnya.

Baca Juga: Livoli Divisi Utama 2022: Putri TNI AU dan WEG Memenangi Duel Perdana di Solo

Psikotes itu, lanjut Rudy, dimaksudkan guna memastikan jika para bacaleg mampu melaksanakan kewajiban mereka sebaik-baiknya.

“Harapannya mereka tidak akan menyalahgunakan jabatan, karena jabatan ini bukan untuk mencari uang atau mencari pekerjaan. Tapi melayani rakyat,” tandasnya. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

13 Pengacara Bambang Tri Mulyono Mundur

Selasa, 21 Maret 2023 | 15:44 WIB
X