Antisipasi Booking Semu Pendakian Merbabu, BTNGMb Bakal Terapkan e-Payment

- Jumat, 28 Oktober 2022 | 13:22 WIB
Sejumlah pendaki bersiap melakukan pendakian ke puncak Gunung Merbabu belum lama ini. Antisipasi Booking Semu, BTNGMb Bakal Terapkan e-Payment. (SMSolo/Joko Murdowo)
Sejumlah pendaki bersiap melakukan pendakian ke puncak Gunung Merbabu belum lama ini. Antisipasi Booking Semu, BTNGMb Bakal Terapkan e-Payment. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com – Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) terus berupaya melakukan penertiban terhadap calon pendaki Gunung Merbabu. Yaitu dengan memberlakukan sistem baru dalam pembayaran retribusi untuk para pendaki.

“Ini untuk mengantisipasi adanya booking semu. Jadi kita akan terapkan e-payment. Pembayaran secara online dari pendaftaran booking online,” ujar Kepala BTNGMb, Junita Parjanti, Jumat (28/10).

Dijelaskan, penerapan e-payment ini akan diberlakukan di bulan November 2022 ini. Namun karena masih baru, maka akan dilakukan uji coba terlebih dahulu bagi para pendaki.

Baca Juga: Parade Merapi-Merbabu, Ajang Pentas Pelaku Seni di Lereng Gunung

Dengan menggunakan e-payment diharapkan pendaki yang sudah mendaftar melalui booking online dan pembayaran retribusi secara online pula, sehingga benar-benar pengunjung yang akan melakukan pendakian.

“E-payment itu pembayaran secara online dari pendaftaran booking online. Jadi kita berusaha untuk mengurangi adanya kejadian-kejadian booking semu. Karena memang sepertinya tidak bisa dipertanggungjawabkan yang booking (semu) itu.”

Namun demkian, pihaknya akan melakukan evaluasi terlebih dulu terkait pembukaan jalur pendakian. Pasalnya, saat ini cuaca cukup ekstrem. Apakah akan ditutup sementara atau tetap dibuka. “Ini kita mau melakukan evaluasi, untuk kondisinya bagaimana.”

Baca Juga: Rayakan Hari Santri, Ponpes Al Huda Doglo Kirab Budaya di Lereng Merapi-Merbabu

Menurut Junita, pendakian Merbabu paling ramai di akhir pekan. Karena cuaca saat ini sering ekstrem, pihaknya mengimbau para pendaki untuk tetap hati-hati dan waspada. Pendaki harus mempersiapkan diri dengan baik, termasuk kesehatannya.

“Tetap harus berhati-hati ya dengan kondisi cuaca yang ada di puncak khususnya. Pendaki harus membawa perlengkapan yang memadai,” tuturnya.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X