Menunggu 9 Tahun Belum Diangkat, 121 CPNS K2 Klaten Tuntut Hak

- Selasa, 8 November 2022 | 14:34 WIB
Puluhan CPNS K2 Klaten menuntut segera diangkat menjadi PNS.  (SMSolo/Merawati Sunantri)
Puluhan CPNS K2 Klaten menuntut segera diangkat menjadi PNS. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Sebanyak 121 tenaga honorer Kategori 2 (K2) yang sudah lolos seleksi CPNS formasi 2014, menuntut segera diterbitkan NIP dan diangkat menjadi PNS. Mereka sudah menunggu selama 9 tahun.

Puluhan perwakilan CPNS K2 mendatangi Pemkab Klaten untuk menyuarakan tuntutannya. Mereka melakukan audiensi ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Selasa (8/11/2022). Lima perwakilannya diterima Plt Kepala BKPPD, Slamet dan pejabat lain.

‘’Kami menanyakan kejelasan nasib 121 CPNS K2 yang lolos seleksi tahun 2014, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan,’’ kata Putri Marginingsih (39), guru SDN Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Klaten.

Baca Juga: 423 PNS Klaten yang Naik Pangkat Diminta Tingkatkan Dedikasi

Sebelumnya, ada 1.098 orang yang lolos seleksi CPNS tahun 2014. Namun dari jumlah itu, ternyata tidak semua diterbitkan NIK dan dilantik. Ada 296 CPNS yang belum terbit SK dan terkatung-katung hingga sekarang.

Guna memperjuangkan nasibnya, 296 orang K2 telah menempuh jalur hukum hingga menang kasasi di Mahkamah Agung tahun 2017. Namun putusan hukum MA pun tidak berdampak pada nasib mereka.

‘’Selama menunggu 9 tahun, sudah ada yang meninggal, ada yang diterima P3K, jadi perangkat desa, PNS, atau kerja di tempat lain. Sempat ditawari jadi P3K, tapi kami menolak karena kami sudah lolos CPNS dan sudah memenuhi semua persyaratan,’’ ujar Putri.

Baca Juga: Guru Madrasah non PNS Dapat Tunjangan Insentif, Ini Kriteria Penerimanya

Dia menegaskan, 121 CPNS K2 sudah mengabdi lebih dari 15 tahun, bahkan ada yang sudah sejak tahun 1987 dan sekarang sudah hampir masuk usia pensiun. Selama menunggu, mereka masih aktif mengajar.

‘’Kami minta Bapak Presiden Joko Widodo dan Ibu Bupati Klaten agar hak kami diperhatikan, karena kami sudah lolos seleksi CPNS 2014. Mengapa hanya sebagian yang dilantik, sedangkan kami tidak,’’ tegas Putri Marginingsih.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Raker PMI Klaten 2023 Targetkan 25.000 Kantong Darah

Kamis, 26 Januari 2023 | 12:37 WIB
X