Guru Membuli Siswa, SMA 1 Sumberlawang Gelar Deklarasi Anti Perundungan dan Kekerasan

- Selasa, 8 November 2022 | 16:02 WIB
Kalangan siswa dan guru SMAN 1 Sumberlawang, Sragen, membacakan deklarasi sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan (Roots Day) di GOR sekolah, Selasa (8/11). (SMS/Anindito AN)  (SMSolo/Anindito AN)
Kalangan siswa dan guru SMAN 1 Sumberlawang, Sragen, membacakan deklarasi sekolah Anti Perundungan dan Kekerasan (Roots Day) di GOR sekolah, Selasa (8/11). (SMS/Anindito AN) (SMSolo/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Seorang siswi di SMAN 1 Sumberlawang Sragen dikabarkan mengalami perundungan.

Ironisnya, yang melakukan perundungan tersebut adalah gurunya sendiri. Kabarnya, siswi Sv (14) mendapat perundungan karena tidak mengenakan hijab saat bersekolah.

Pelakunya diduga adalah War, oknum guru Matematika di sekolah itu. Kabar perundungan membuat gempar kalangan siswa dan guru.

Baca Juga: Ini 3 Wisata Instagramable Di Boyolali

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, permasalahan berawal saat War, guru matematika menegur keras siswi dihadapan rekan-rekannya, karena tidak mengenakan hijab.

Siswi yang dimarahi tertekan dan ketakutan, sehingga menangis serta mengadu ke orangtuanya.

Baca Juga: Menunggu 9 Tahun Belum Diangkat, 121 CPNS K2 Klaten Tuntut Hak

Agung Purnomo, orangtua siswi minta jaminan pihak sekolah dan pemkab Sragen bisa memberikan perlindungan bagi putrinya agar tidak terulang kembali menjadi korban perundungan.

"Saya berharap ada pembahasan yang melibatkan pihak sekolah dan pemkab Sragen, sehingga ada solusi atas aksi perundungan," pesannya.

Baca Juga: Hedew! Baru Selesai Dibangun, Terowongan Underpass Tol Solo-Jogja Sudah Corat-Coret

Kepala Sekolah SMAN 1 Sumberlawang Suranti Tri Umiatsih membenarkan ada guru yang melakukan perundungan. Tapi oknum guru itu sudah menyadari kekeliruannya dan meminta maaf kepada Agung Purnomo, orangtuanya.

''Ini seperti sebuah kecelakaan, mestinya tidak terjadi di sekolah ini,'' tuturnya.

Baca Juga: Pembelajaran Siswa TK Pertiwi Guwokajen, Kecamatan Sawit Terganggu Proyek Tol Solo- Jogya  

Karena SMAN 1 Sumberlawang ini, lanjut Suranti, adalah sekolah penggerak, menuju satuan Pendidikan Ramah Anak dan Sekolah Anti Perundungan.

''Perundungan tidak memberikan rasa aman dan nyaman, serta membuat siswa takut dan tidak memiliki rasa percaya diri,'' tutur Suranti.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Desa di Sragen Gelar Pilkades Sebelum November 2023

Minggu, 29 Januari 2023 | 19:30 WIB

Lelaki Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Ikan

Senin, 16 Januari 2023 | 18:13 WIB
X