Ditutup Sejak 16 Oktober lalu, Besuk Pintu Air Dam Colo Nguter Dibuka Lagi

- Senin, 14 November 2022 | 13:35 WIB
Dam Colo di Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Rencananya, Selasa 15 November 2022 pintu air Dam Colo akan kembali dibuka setelah ditutup sejak 16 Oktober lalu. (SMSolo.Heru S)
Dam Colo di Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Rencananya, Selasa 15 November 2022 pintu air Dam Colo akan kembali dibuka setelah ditutup sejak 16 Oktober lalu. (SMSolo.Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Setelah ditutup sejak 16 Oktober 2022 lalu, pintu air Dam COlo Nguter, Sukoharjo akan dibuka kembali besuk, Selasa 16 November 2022.

Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Colo Timur, Jigong Sarjanto, mengatakan, P3A Dam Colo Timur sudah mendapat pemberitahuan mengenai hal itu.

Yakni,adanya surat dari Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I tertanggal 7 Oktober 2022 mengenai penutupan pintu air Dam Colo.

Baca Juga: Letupan di Markas MU, Ronaldo Merasa Dikhianati, Ten Hag Kecewa

"Merujuk dari surat tersebut maka penutupan pintu air Dam Colo sudah berjalan dan hampir selesai pada 14 November 2022. Selanjutnya pintu air Dam Colo akan dibuka kembali pada 15 November 2022 atau besuk mulai pukul 06.00 WIB," jelas Kades Pranan Kecamatan Polokarto ini.

Dengan dibukanya pintu air tersebut, kata Jigong, petani mengaku lega. Sebab kebutuhan pasokan air untuk mengairi sawah akan kembali terpenuhi.

Baca Juga: 13 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Serentak pada 8 Desember 2022. Ini Tahapannya

Sebab kebutuhan air sementara ini cukup tinggi karena petani baru saja melakukan olah tanah dan awal tanam padi musim tanam III (MT III).

P3A Dam Colo Timur sudah memberikan sosialiasi kepada para anggota atau petani. Para petani sejak awal sudah sangat berharap bisa mendapat kembali air dari saluran irigasi Dam Colo Nguter.

Baca Juga: Geger Anak Petani di Maluku Tak Lulus Polwan karena 'Digusur', Bagaimana Kelanjutannya?

"Sekarang memang sudah hujan tapi kebutuhan air tetap harus terpenuhi karena tingginya target peningkatan produksi padi pemerintah sebagai upaya ketahanan pangan," lanjutnya. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X