4.544 Pengurus PKUB se-Klaten Dikukuhkan, Bupati Klaten Dapat Penghargaan

- Rabu, 16 November 2022 | 16:54 WIB
Bupati Klaten Sri Mulyani menerima penghargaan dari Asosiasi FKUB Indonesia.  (SMSolo/Merawati Sunantri)
Bupati Klaten Sri Mulyani menerima penghargaan dari Asosiasi FKUB Indonesia. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Sebanyak 4.544 pengurus Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) periode 2022-2025 di 401 desa/kelurahan se-Klaten, dikukuhkan Bupati Sri Mulyani di Stadion Trikoyo Klaten, Rabu (16/11/2022).

Kegiatan itu digelar Pemkab Klaten dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klaten bertepatan dengan peringatan Hari Toleransi Internasional.

Pembentukan PKUB diharapkan bisa menjaga kerukunan dan keharmonisan umat beragama di Klaten.

Baca Juga: Kembangkan Website Perangkat Daerah, PPID Klaten Dapat Nilai 88,96

Pada acara itu, Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putera Sukahet menyerahkan penghargaan kepada Bupati Sri Mulyani atas prestasi luar biasa dalam mengelola kerukunan umat beragama yang kreatif dan inovatif.

Acara dilanjutkan penandatanganan deklarasi damai dan toleransi antarumat beragama oleh Wakil Kepala BPIP, Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri, Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia, Kemenag Republik Indonesia, serta Bupati Klaten.

‘’Kabupaten Klaten merupakan daerah pertama yang mengukuhkan PKUB di seluruh wilayah desa. Ini luar biasa. PKUB menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Baca Juga: Tanggul Ambrol. Klaten Selatan Dilanda Banjir, 40 KK Diungsikan ke Balaidesa Krakitan

''Ini menunjukkan indahnya hubungan antar umat beragama di Klaten,’’ kata Ketua Ida Pangelingsir Agung Putera Sukahet.

Dia mendorong daerah lain mengikuti Klaten untuk membentuk PKUB di tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan.

Pengukuhan 4.544 pengurus PKUB menjadi pelopor. Dia mengapresiasi kolaborasi Pemkab Klaten, TNI/Polri dan FKUB Klaten yang menjadi pioner pembentukan PKUB hingga ke desa.

Baca Juga: Banjir di Klaten Meluas Landa 7 Kecamatan, Kerugian Rp 110 Juta

Staf ahli Mendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan, La Ode Ahmad juga menyampaikan apresiasinya. Menurut dia, kerukunan umat beragama tak dapat berjalan tanpa komitmen dan dukungan pemerintah daerah.

‘’Pengukuhan ini bukti Bupati dan Pemkab Klaten berkomitmen menjaga keharmonisan dan kerukunan beragama. Kami berharap, PKUB aktif melakukan deteksi potensi konflik, serta memberi solusi untuk mewujudkan harmoni dan kerukunan masyarakat,” tegas dia.

Baca Juga: Doodle Tampilkan Angklung di Hari Angklung. Begini Sejarah Angklung

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X