Dinkes Sragen Launching Aplikasi Simpatik, Mudahkan Masyarakat Akses Sebaran 10 Besar Penyakit Di Puskesmas

- Kamis, 17 November 2022 | 10:45 WIB
Kepala Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Dinkes Sragen dr Edy Sutikno menunjukkan Aplikasi Simpatik yang di-launching.(SMS/Anindito AN)  (SMSolo/Anindito AN)
Kepala Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Dinkes Sragen dr Edy Sutikno menunjukkan Aplikasi Simpatik yang di-launching.(SMS/Anindito AN) (SMSolo/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen memanfaatkan layanan teknologi digital untuk mendukung pelayanan publik agar optimal. Hal itu menjadi aksi perubahan kinerja dan pelayanan publik.

Dalam mendukung kinerja, dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi yang mudah diakses masyarakat dengan gadget.

"Informasi kepada masyarakat akan mudah diakses melalui aplikasi," terang dr Edy Sutikno ditemui, Kamis (17/11).

Baca Juga: Cancel Booking PSK karena Tak Sesuai Foto di MiChat, Seorang Polisi Pengamanan KTT G20 Ditusuk Hingga Tewas

Aplikasi itu dinamakan Sistem Informasi 10 Besar Penyakit (Simpatik) di 26 Puskesmas di Kabupaten Sragen.

Cukup membuka link https://simpatik.sragenkab.go.id, masyarakat sudah bisa mengakses informasi 10 Besar Penyakit di 26 puskesmas.

Baca Juga: Empat Bersaudara Ini akan Mentas di Panggung Piala Dunia 2022 Qatar. Satunya Saling Bermusuhan

"Dengan membuka link itu, masyarakat akan mudah mengetahui sebaran sepuluh besar penyakit yang bisa dipantau real-time," ujar dr EdySutikno yang pernah mendapat penghargaan sebagai Dokter Teladan di Kabupaten Sragen Tahun 2021 itu.

Aplikasi memberikan data dalam sistem digital serta data visual secara real-time. Hal itu sangat dibutuhkan manajemen puskesmas.

Baca Juga: 119 Pasien Sembuh, 2 Pekan Tak Ada Kasus Gagal Ginjal Akut Baru

Hasil yang hendak dicapai jangka menengah nanti akan dilakukan penambahan fitur dalam aplikasi.

Untuk capaian jangka panjang bisa mengintegrasikan dengan aplikasi yang lain, sehingga laporan Puskesmas kelak sudah paperless.

Aplikasi Simpatik menjadi terobosan cerdas dalam upaya meningkatkan pelayanan ke masyarakat, serta memudahkan kinerja di lingkup puskesmas.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Utang Pinjol, Begini Lo Kronologisnya

Tenaga kesehatan di Puskesmas kelak tidak perlu membolak-balik data, atau mondar-mandir dari Puskesmas ke Kantor Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes, hanya untuk memberikan laporan perkembangan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Desa di Sragen Gelar Pilkades Sebelum November 2023

Minggu, 29 Januari 2023 | 19:30 WIB

Lelaki Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam Ikan

Senin, 16 Januari 2023 | 18:13 WIB
X