PKM Level 3 di Boyolali Diperpanjang Sepekan, Program Minggu di Rumah Saja Ditiadakan  

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 17:30 WIB
Pasar Pengging, Kecamatan Banyudono ditutup saat Gerakan Boyolali Minggu di Rumah Saja.   (SMSolo/Joko Murdowo)
Pasar Pengging, Kecamatan Banyudono ditutup saat Gerakan Boyolali Minggu di Rumah Saja. (SMSolo/Joko Murdowo)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali, Masruri menyatakan, PPKM Darurat level 3 di Boyolali diperpanjang sepekan ke depan. Hal itu sesuai dengan Instruksi Bupati Boyolali No 06/2021 tanggal 3 Agustus 2021 guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Iya, diperpanjang dan aturan masih sama dengan sebelumnya,” ujar Sekda, Selasa (3/8).

Dijelaskan, sesuai aturan maka selama PPKM Level 3 ini, aturannya masih sama. Masyarakat dilarang menggelar hajatan maupun kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Namun demikian, pernikahan tidak dilarang.

Baca Juga: Kabar Duka. Atlet Pelatda NPCI Jateng Muhammad Ra’i Meninggal Usai Fitnes

“Yang kami larang adalah kegiatan hajatannya. Kalau nikah boleh di KUA.”

Ditambahkan, perpanjangan PPKM level 3 Boyolali hingga 2 Agustus ini merupakan arahan dari Pemerintah pusat. Pihaknya juga sudah melakukan evaluasi langsung terhadap PPKM Level 3 selama sepekan sebelumnya.

“Pelaksaan PPKM Darurat maupun Gerakan Boyolali Minggu di Rumah Saja cukup efektif menurunkan angka penularan Covid-19.”

Baca Juga: Ayah Meninggal Terkena Covid-19, Biaya Pendidikan Tiga Bersaudara Dijamin Gibran Sampai Kuliah

Namun demikian, lanjut dia, Program Boyolali Minggu di Rumah saja, sementara tidak diberlakukan pada Minggu (8/8) mendatang. Program tersebut akan diberlakukan kembali, jika kesadaran protokol kesehatan masyarakat turun dan kasus Covid-19 kembali melonjak.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Boyolali Mulai Vaksinasi Anak Dosis Kedua

Selasa, 18 Januari 2022 | 04:30 WIB

Tingkatkan Layanan, RSUPA Boyolali Tambah Tiga Gedung

Senin, 17 Januari 2022 | 16:38 WIB
X