Relawan Klaten Menyerbu Sampah Bambu di Sungai Dengkeng

- Minggu, 20 November 2022 | 07:13 WIB
Para relawan bergotong royong membersihkan sampah bambu dan memperbaiki tanggul jebol di Sungai Dengkeng, Cawas, Klaten .  (SMSolo/dok)
Para relawan bergotong royong membersihkan sampah bambu dan memperbaiki tanggul jebol di Sungai Dengkeng, Cawas, Klaten . (SMSolo/dok)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Relawan Klaten menyerbu sampah bambu. Mereka bergotong royong membersihkan sampah bambu yang menyangkut di tiang jembatan Modran, Dam Tukuman Cawas dan Jembatan Talang, Sabtu 19 November 2022.

Aksi relawan diprakarsai Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo itu, membersihkan sampah di Sungai Dengkeng yang menghambat aliran air sehingga menyebabkan sungai meluap dan mengakibatkan banjir.

Kegiatan dihadiri Kepala BBWSBS Maryadi Utomo, Sekda Klaten Jajang Prihono, Kepala BPBD Klaten, Sri Winoto, Plt Kepala DPUPR Klaten, Suryanto, Kepala Bidang Pelaksana Jaringan Sumber Air BBWSBS, Naryo Widodo, Kepala Sekolah Sungai Klaten Jaka Sawaldi dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Tanggul Ambrol. Klaten Selatan Dilanda Banjir, 40 KK Diungsikan ke Balaidesa Krakitan

Awalnya, kegiatan dipusatkan di Dam Tukuman, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas karena banyak bambu yang tersangkut di dam.

Sayangnya, derasnya arus air membuat rumpun bambu tidak terlihat, sehingga gotong royong dipindahkan di Jembatan Modran dan Jembatan Talang.

“Debit air di Dam Tukuman cukup tinggi maka gotong royong dipindah di Jembatan Modran dan Jembatan Talang. BBWSBS menerjunkan 60 relawan, mereka bergabung dengan relawan Klaten,” kata Naryo Widodo.

Kegiatan itu melibatkan relawan dari Kecamatan Trucuk, Cawas, Bayat, Ceper, bahkan dari Kecamatan Gantiwarno. Srikandi Sungai juga ikut terlibat dalam gotong royong. PSDA pun menerjunkan 30 personel mengikuti kerja bakti.

Baca Juga: Seribu Relawan Klaten Ikuti Apel Siaga Musim Penghujan dan Bersih-Bersih Sungai

Di Jembatan Modran, petugas BBWSBS bersama relawan dan TNI/Polri membersihkan bambu yang tersangkut di tiang jembatan. Mereka menggunakan gergaji mesin untuk memotong bambu dan menyingkirkan sampah secara berantai.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Raker PMI Klaten 2023 Targetkan 25.000 Kantong Darah

Kamis, 26 Januari 2023 | 12:37 WIB
X