Kapasitas Minibus Hanya 14 Orang Tapi Diisi 36 Penumpang. Kecelakaan Maut di Gunung Pegat Wonogiri

- Selasa, 22 November 2022 | 19:26 WIB
Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Maryono menyampaikan pesan saat penyerahan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan di Dusun Bendungan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Selasa (22/11). (SM/Khalid Yogi) (SMSolo/Khalid Yogi)
Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Maryono menyampaikan pesan saat penyerahan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan di Dusun Bendungan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Selasa (22/11). (SM/Khalid Yogi) (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Kapasitas minibus yang mengalami kecelakaan maut di Gunung Pegat, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Senin malam (21/11) ternyata hanya 14 orang.

Namun, bus Panca Tunggal bernomor polisi AD 1684 BG itu diisi 36 penumpang. Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Maryono mengungkapkan, bus tersebut mengalami over kapasitas.

"Seharusnya maksimal 14 orang," katanya usai penyerahan santunan kepada keluarga meninggal dunia akibat kecelakaan di Dusun Bendungan, Desa Kulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Selasa (22/11).

Baca Juga: Kejurnas Voli U17: Kandaskan Mitra Grobogan, Vita Solo Juara Grup AA

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan pendalaman. Sopir hanya dimintai keterangan, belum bisa diperiksa karena masih shock akibat kejadian itu.

"Kami memastikan kondisi sopir stabil dulu. Ini masih dalam taraf penyelidikan, belum bisa menyimpulkan dengan pasti," ujarnya.

Baca Juga: Peserta Munas Hipmi di Solo Adu Jotos, Ini Kata Ganjar Pranowo

Dia tidak menampik kemungkinan adanya human eror. Adapun kondisi kendaraan laik jalan atau tidak, harus dikoordinasikan dengan instansi yang berkompeten, yakni Dinas Perhubungan (Dishub).

Pihaknya berpesan kepada masyarakat yang mempunyai angkutan umum maupun pribadi. Jika hendak digunakan untuk angkutan, kelaikan kendaraan harus benar-benar dicek. Dia juga meminta pengemudi untuk memastikan kelengkapan surat-suratnya.

Baca Juga: Adifa Dania Khanza, Bayi 18 Bulan Ini Selamat dari Kecelakaan Maut Minibus di Gunung Pegat Wonogiri

"Kalau kapasitas tidak memenuhi ya jangan dinaikkan. Lebih baik cari angkutan lain supaya aman semuanya," pesannya.

Seperti diberitakan, kecelakaan tunggal terjadi di Gunung Pegat, Dusun Kepuh Kulon RT1 RW3 Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Senin malam (21/11).

Sebuah bus Panca Tunggal bernomor polisi AD 1684 BG terperosok kolam dan persawahan. Akibatnya, delapan orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka. **

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akademisi Diminta Berperan dalam Konservasi Air

Minggu, 5 Februari 2023 | 09:35 WIB

PKS Wonogiri Targetkan Enam Kursi dalam Pileg 2024

Kamis, 2 Februari 2023 | 07:27 WIB

Panen Raya Jagung di Bendungan Plumbon Wonogiri

Minggu, 29 Januari 2023 | 20:52 WIB
X