Polwan Wonogiri Salurkan Bantuan Keluarga Korban Kecelakaan Minibus Maut Gunung Pegat

- Rabu, 23 November 2022 | 13:50 WIB
Polwan Polres Wonogiri Iptu Utami menyerahkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan di Dusun Bendungan, Desa Kulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Selasa (22/11).  (SMSopo/Khalid Yogi)
Polwan Polres Wonogiri Iptu Utami menyerahkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan di Dusun Bendungan, Desa Kulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Selasa (22/11). (SMSopo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Polwan Polres Wonogiri bertakziah kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan minibus di Gunung Pegat, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.

Dalam kesempatan itu, mereka juga menyalurkan bantuan berupa sembako kepada keluarga korban di tempat tinggal mereka Dusun Bendungan, Desa Kulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Selasa (22/11).

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasubsi Penmas Aiptu Iwan Sumarsono mengatakan, takziah dipimpin oleh Kapolsek Tirtomoyo Iptu Utami beserta para anggota. Takziah juga didampingi Camat Nguntoronadi Endrijo Rahardjo dan kepala desa setempat.

Baca Juga: Segini Besaran Santunan Korban Tewas Kecelakaan Minibus Maut Gunung Pegat Wonogiri dari Jasa Raharja

Takziah dan bakti sosial dilakukan sebagai wujud kehadiran Polri di masyarakat. Selain itu untuk memberikan dukungan moral agar keluarga korban tetap sabar dan tabah menghadapi musibah tersebut.

"Kami memberikan bantuan paket sembako kepada keluarga korban dan turut belasungkawa terhadap korban yang meninggal dunia. Kami mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan," kata Utami.

Seperti diberitakan, kecelakaan tunggal terjadi di Gunung Pegat, Dusun Kepuh Kulon RT1 RW3 Desa Bumiharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Senin malam (21/11).

Baca Juga: Tinjau Lokasi Gempa Cianjur, Kapolri Pastikan Warga dapat Bantuan Maksimal

Sebuah bus Panca Tunggal bernomor polisi AD 1684 BG terperosok kolam dan persawahan. Akibatnya, delapan orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka.

Korban meninggal dunia karena kecelakaan tersebut, yakni Darmi (52), Sugiyatmi (37), Paikem (81), Marinah (72), Jiyem (53), Warsiyem (68), Sumirah (60), dan Sri Suwarmi (46). Seluruhnya merupakan warga Dusun Bendungan, Desa Kulurejo, Kecamatan Nguntoronadi.**

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akademisi Diminta Berperan dalam Konservasi Air

Minggu, 5 Februari 2023 | 09:35 WIB

PKS Wonogiri Targetkan Enam Kursi dalam Pileg 2024

Kamis, 2 Februari 2023 | 07:27 WIB

Panen Raya Jagung di Bendungan Plumbon Wonogiri

Minggu, 29 Januari 2023 | 20:52 WIB
X