Kematian Akibat Covid-19 di Boyolali Masih Menunjukkan Angka Naik, Didominasi Lansia

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 15:35 WIB
PEMAKAMAN: Relawan memakamkan jenazah dengan standart Covid-19. (SMSolo/dok)
PEMAKAMAN: Relawan memakamkan jenazah dengan standart Covid-19. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kematian akibat Covid-19 di Boyolali didominasi lansia.

Terutama pada kelompok lansia yang berusia di atas 60 tahun.

“Hingga Rabu (4/8/2021) angka kematian mencapai 1.125 kasus. Kebanyakan kasus meninggal didominasi lansia usia 60 tahun,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Ratri S Survivalina.

Diungkapkan, angka kematian ini mulai naik sejak Juli lalu.

Data 4 Agustus 2021, angka kematian sebanyak 12 kasus dengan prosentase mencapai 5,1 persen.

Atau total sebanyak 1.125 kasus selama pandemi Covid-19.

Angka kematian ini naik sejak minggu ke 26 yang mencapai 3,9 persen.

Pada minggu tersebut, diakui bahwa angka paparan juga tinggi.

Karena kenaikan kasus tinggi dalam waktu singkat menyebabkan pelayanan kesehatan tidak bisa maksimal.

“Maunya bisa ditangani semunya, namun karena paparan tinggi jadi tidak maksimal. Ini menunjukan bahwa perlindungan terhadap lansia harus tetap dilakukan salah satunya melalui vaksinasi," kata Ratri.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Polres Boyolali Sita Ribuan Botol Miras

Senin, 24 Januari 2022 | 15:06 WIB

Banjir Rendam 22 Ruko di Banyudono, Boyolali

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:34 WIB

Kecamatan Gladagsari, Boyolali Punya Kantor Baru

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:06 WIB

Ratusan Knalpot Brong Dimusnahkan Polres Boyolali

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:37 WIB

Boyolali Mulai Vaksinasi Anak Dosis Kedua

Selasa, 18 Januari 2022 | 04:30 WIB
X