Karyawan Langsung Urus Jenazah Korban Laka Maut di Jalan Tol Semarang-Solo

- Kamis, 24 November 2022 | 16:04 WIB
Karyawan PT Mega Jaya Logam, Ceper, Klaten menunggu selesainya pemulasaran jenazah korban laka maut di RSUPA Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)
Karyawan PT Mega Jaya Logam, Ceper, Klaten menunggu selesainya pemulasaran jenazah korban laka maut di RSUPA Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Ada yang berbeda di ruang pemulasaran jenazah RSU Pandan Arang (RSUPA) Boyolali, Kamis (24/11) siang.

Terlihat sejumlah orang yang mengaku karyawan PT Mega Jaya Logam, Ceper, Klaten. Mereka berjaga di depan ruangan.

Ya, mereka sedang menunggu pemulasaran jenazah Mega Puspita (35). Almarhumah adalah direktur perusahaan pengecran logam tersebut.

Baca Juga: Empat Orang Mengamuk di PA Karaoke, Boyolali, Lima Karyawan Terluka. Salah Satunya Pelaku Diduga Oknum TNI

Tak disangka, perjalanan bisnis almarhumah dari Jakarta justru berakhir petaka. Mobil yang ditumpngi mengalami kecelakaan di Jalan Tol KM 490 lajur A Dukuh Singit Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Boulyolali, dinihari WIB tadi.

“Almarhumah bersama empat karyawan pulang dari perjalanan bisnis di Jakarta dan mau pulang ke Klaten. Ternyata malah mengalami kecelakaan," ujar Marketing PT Mega Jaya Logam, Sulistyowati.

Dia tak menyangka, perjumpaannya dengan korban pada Selasa (22/11) lalu menjadi pertemuan terakhir.

Baca Juga: Laka Tunggal di Tol Solo- Semarang, Sedan Tabrak Rambu Jalan

Pasalnya, kelimanya bertolak dari Klaten menuju Jakarta pada Selasa malam. Tak ada firasat maupun pesan khusus.

Hanya saat akan berangkat, atasannya, Mega Puspita berpesan agar dia menghandle kegiatan perusahaan selama ditinggalkannya.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Woro, Nella dan Paramitha Bakal Tampil di Purbayan

Kamis, 1 Desember 2022 | 21:30 WIB

LAPAN RI Jateng Desak Hentikan Semua Penambangan

Rabu, 30 November 2022 | 21:16 WIB
X