Sepekan Lebih, 341 Hektar Lahan Di Cawas Klaten Terendam Banjir

- Kamis, 24 November 2022 | 21:00 WIB
Ratusan hektar lahan sawah di Cawas Kabupaten Klaten kebanjiran. (SMSolo/ilustrasi)
Ratusan hektar lahan sawah di Cawas Kabupaten Klaten kebanjiran. (SMSolo/ilustrasi)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Tanaman pagi yang masih berumur sekitar dua pekan di sejumlah desa di Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, terancam rusak akibat terendam banjir lebih dari sepekan.

Genangan terjadi akibat meluapnya Sungai Dengkeng yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo, akibat terjadi curah hujan tinggi dalam durasi lama yang terjadi pekan sebelumnya.

Faktor lain yang menyebabkan banjir di Cawas yang kunjung surut, adalah karena di kawasan itu, tinggi permukaan tanah nyaris sama dengan tinggi permukaan air sungai, sehingga air sulit mengalir ke sungai.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Pemukulan di PA Karaoke Boyolali. 2 Tsersangka Ditangkap

"Di Cawas, padi yang baru ditanam dan yang masih di persemaian terancam hingga sepekan, sehingga terancam rusak. Yang terkena banjir seluas 341 hektar, itu hanya di Cawas saja,’’ kata Kabid Produksi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Klaten, Lilik Nugroho.

Baca Juga: Gara-gara HP Terlindas, Residivis Tusuk Sopir TransJakarta Hingga Tewas

Sebenarnya yang tergenang banjir tidak hanya di Kecamatan Cawas, tapi juga di Bayat, Gantiwarno, Wedi dan lainnya. Namun yang lain segera surut, hanya yang di Cawas yang tak kunjung surut.

"Kalau sampai terjadi kerusakan akibat bencana banjir, petani yang ikut asuransi bisa mendapatkan klaim ganti rugi. Namun, tidak semua petani mau ikut asuransi pertanian, meski preminya cukup ringan,’’ ujar Lilik Nugroho.

Baca Juga: Alphard Hantam Truk Traktor Head di Jalan Tol Semarang- Solo, Tiga Orang Tewas  

Menurutnya, banyak petani yang menolak ikut asuransi. Mereka beranggapan bencana tidak datang setiap tanam. Seumpama terjadi bencana dan padi rusak, tinggal ditanam lagi. Selain itu, mereka tak mau repot mengurus asuransi.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4.000 Santri Klaten Ikuti Munaqosyah. Apa Itu?

Selasa, 29 November 2022 | 05:25 WIB
X