Polisi Bebaskan Ketua KPPS di Wonogiri yang Disandera. Ada Konflik Apa?

- Selasa, 29 November 2022 | 18:33 WIB
Personel Polres Wonogiri membebaskan sandera saat simulasi pengamanan Pilkades di halaman Polres Wonogiri, Selasa (29/11).  (SM/Khalid Yogi)
Personel Polres Wonogiri membebaskan sandera saat simulasi pengamanan Pilkades di halaman Polres Wonogiri, Selasa (29/11). (SM/Khalid Yogi)

WONOGIRI suaramerdeka-solo.com - Polisi membebaskan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Keloran Kecamatan Selogiri, Wonogiri.

Sang ketua disandera setelah terjadi setelah keributan di TPS.

Kejadian itu terjadi dalam skenario simulasi pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di halaman Polres tersebut, Selasa (29/11).

Baca Juga: Panitia Pilkades dan Calon Kepala Desa di Wonogiri Deklarasi Pilkades Damai

Kapolres Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto mengatakan, simulasi tersebut dilakukan agar setiap personel mempunyai gambaran yang harus dilakukan dalam pengamanan Pilkades serentak.

"Ini merupakan gambaran situasi riil nanti melaksanakan tugas di lapangan," katanya.

Dia berharap, pengamanan pemungutan suara Pilkades serentak Kabupaten Wonogiri pada 7 Desember mendatang dapat berjalan aman, lancar, efektif dan efisien.

Baca Juga: Desa Keloran Selogiri Gelar Simulasi Pilkades

Dalam simulasi itu, mereka menjalankan dua skenario ancaman keamanan saat pemungutan suara Pilkades di Desa Keloran, Kecamatan Selogiri.

Pada skenario pertama, ada beberapa warga yang berbuat onar di TPS karena tidak terdaftar sebagai pemilih.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akademisi Diminta Berperan dalam Konservasi Air

Minggu, 5 Februari 2023 | 09:35 WIB

PKS Wonogiri Targetkan Enam Kursi dalam Pileg 2024

Kamis, 2 Februari 2023 | 07:27 WIB

Panen Raya Jagung di Bendungan Plumbon Wonogiri

Minggu, 29 Januari 2023 | 20:52 WIB
X