Tanah 8 Hektare di Delingan Diduga Diserobot, Padahal Bersertifikat Hak Milik

- Kamis, 1 Desember 2022 | 11:39 WIB
Warga memasang blokade di akses masuk lahan yang diduga diserobot di Dukuh Jrakah, Kelurahan Delingan, Kecamatan Karanganyar. (SMSolo/Irfan Salafudin)  (SMSolo/Irfan Salafudin)
Warga memasang blokade di akses masuk lahan yang diduga diserobot di Dukuh Jrakah, Kelurahan Delingan, Kecamatan Karanganyar. (SMSolo/Irfan Salafudin) (SMSolo/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Tanah seluas 8 hektare di Dukuh Jrakah, Kelurahan Delingan, Kecamatan Karanganyar diduga diserobot.

Penyerobotan tanah yang sudah bersertifikat hak milik itu terjadi sejak 2018.
Kasusnya saat ini tengah dalam penyelidikan, setelah dilaporkan ke polisi pada April 2022 lalu.

Dugaan penyerobotan lahan yang berlokasi tak jauh dari kompleks pemakaman Delingan itu disampaikan Ketua RW 13 Dukuh Jrakah Joko Winarso.

Baca Juga: Semakin Jadi Andalan Masyarakat, Volume Transaksi BRImo Tembus Rp 2,000 Triliun Meningkat 2 Kali Lipat

Joko mengatakan, kasus itu diduga melibatkan oknum petinggi perusahaan besar di Soloraya.

"Dulu, lahan itu digarap warga untuk bertanam tebu. Sistemnya sewa lahan. Tapi sejak 2018 tidak bisa lagi nggarap. Tahu-tahu ada yang mbuldoser lahan itu dan ditanami pohon durian," katanya, Rabu (30/11).

Baca Juga: Daftar Negara yang Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia dan Pulang Kampung dari Qatar

Pembuldoseran lahan juga dikeluhkan masyarakat. Sebab, alat berat itu merusak jalan kampung yang dilalui, namun tak ada kompensasi.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke kelurahan dan pemilik lahan yang digarap warga.

Baca Juga: Jerry Lawson, Penemu Cartridge Game Yang Wajahnya Terpasang di Doodle Google, Siapa Dia?

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekda Lama Karanganyar Pensiun, Siapa Penggantinya?

Selasa, 31 Januari 2023 | 14:47 WIB
X