Ketua DPRD Sukoharjo: BBWSBS Jangan Menunggu Ada Warga jadi Korban Lagi

- Kamis, 1 Desember 2022 | 12:12 WIB
Salah satu rumah warga Dukuh Tegalmulyo Desa Pojok Kecamatan Tawangsari nyaris ambruk akibat abrasi Bengawan Solo. (SMSolo/Heru S)
Salah satu rumah warga Dukuh Tegalmulyo Desa Pojok Kecamatan Tawangsari nyaris ambruk akibat abrasi Bengawan Solo. (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi meminta agar Balai Besar Wilayah Bengawan Solo (BBWSBS) segera bertindak terkait dengan persoalan abrasi Bengawan Solo.

Sebab abrasi tersebut telah membuat warga kehilangan rumah tinggalnya dan harus mengungsi.

Hal itu dikatakan Wawan Pribadi saat menanggapi kasus longsor yang menimpa salah satu warga Dukuh tegalmulyo Desa Pjok Kecamatan Tawangsari.

Baca Juga: Densus Ciduk Terduga Teroris di Sukoharjo

"Mestinya BBWSBS segera bertindak mengatasi persoalan itu. Jangan sampai ada warga lagi yang menjadi korban abrasi dan rumahnya hanyut," ujarnya.

Dikatakan, dalam kasus di Desa Pojok beruntung sekali keluarga tersebut bisa pindah sebelum bencana yang lebih fatal terjadi. Sebab jika terlambat sedikit saja, akibatnya bisa fatal.

Baca Juga: Tanah 8 Hektare di Delingan Diduga Diserobot, Padahal Bersertifikat Hak Milik

"Bagaimana jika tengah malam tiba-tiba terjadi abrasi sehingga rumah longsor kemudian hanyut. Apakah tidak miris jika itu benar terjadi. Kita tidka pernah berharap peristiwa itu terjadi, makanya itu BBWS jangan hanya diam segera bertindak," tegas politisi PDIP ini.

Menurutnya, di sepanjang aliran Bengawan Solo khususnya yang masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo sudah banyak kasus itu terjadi. Dimana tanah hilang karena sudah hanyut.

Baca Juga: Daftar Negara yang Lolos Babak 16 Besar Piala Dunia dan Pulang Kampung dari Qatar

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X