Usulkan UMK Solo 2023 Naik Jadi Rp 2.174.169, Gibran: Tertinggi di Solo Raya

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 06:59 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memutuskan Upah Minimum Kota (UMK) 2023 naik menjadi Rp 2.174.169.  (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memutuskan Upah Minimum Kota (UMK) 2023 naik menjadi Rp 2.174.169. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memutuskan Upah Minimum Kota (UMK) 2023 naik menjadi Rp 2.174.169.

Usulan atas kenaikan UMK tersebut segera dilayangkan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk disetujui.

Jika dibandingkan dengan UMK 2022 senilai Rp 2.034.810, terdapat kenaikan sekitar 6,8 persen atau Rp 139.359.

Baca Juga: Oknum Paspampres Perkosa Perwira Muda Kostrad? Panglima TNI: Pecat!!

Berdasarkan berita acara sidang Dewan Pengupahan Kota Solo, disepakati dua opsi penghitungan UMK, yang didasarkan kepada Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 18/2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

Opsi pertama adalah penghitungan dengan nilai Alfa 0,1 yang menghasilkan nilai UMK sebesar Rp 2.174.169 atau naik 6,8 persen.

Baca Juga: Bejat! Cabuli Keponakan di Gubuk Sawah, Seorang Pria Ditangkap Polisi Wonogiri

Adapun opsi kedua menggunakan nilai Alfa 0,15 dan merumuskan besaran UMK senilai Rp 2.178.261 atau naik 7,2 persen dari besaran upah tahun ini.

“Akhirnya kami menyetujui UMK Solo 2023 naik 6,8 persen dibandingkan tahun 2022,” kata Gibran, Jumat (2/12/2022).

Baca Juga: Info Lalu Lintas Solo: Jembatan Mojo Dibuka, Arus Kendaraan di Wilayah Selatan dan Timur Melandai

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Imlek Diharap Dongkrak Okupansi Hotel di Solo

Kamis, 19 Januari 2023 | 22:19 WIB

Catat! Solo Safari Mulai Dibuka 27 Januari 2023

Kamis, 19 Januari 2023 | 10:40 WIB
X