Siaran TV Analog Dihentikan, STB Langka dan Harganya Melejit

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:09 WIB
Harga STB di lapangan melejit dan barangnya langka. (Kominfo)
Harga STB di lapangan melejit dan barangnya langka. (Kominfo)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Siaran TV analog di Solo Raya khususnya Kabupaten Sukoharjo telah dimatikan sejak, Sabtu (3/12/2022) pukul 00.00.

Terkait dengan hilangnya siaran TV analog tersebut, warga berburu Set Top Bok (STB) agar dapat menikmati siaran televisi digital.

Namun, seiring dengan tingginya permintaan pasar, sejumlah toko yang menjual STB kehabisan stok. Jika ada, harganya melejit.

Baca Juga: Tabrak Truk yang Berhenti Ganti Ban, Warga Temanggung Tewas

"Saya tadi itu ke toko yang ada di daerah Waktukelir, Weru. Harganya sudah 250 ribu. Tetapi dalam hitungan jam, harganya sudah naik menjadi Rp 300 ribu bahkan ada yang Rp 350 ribu," ungkap Hardi, salah satu warga Weru.

Namun demikian, kata dia, tidak semua warga mendapat STB hari ini di toko. Sebab hampir disemua toko yang menjual STB, kehabisan stok.

Baca Juga: Jokowi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ratusan Bus Disiapkan untuk Menjemput Tamu

"Ya akhirnya yang tidak kebagian, tidak bisa menonton tipi. Sebab kalau dihidupkan hanya ada gamabr semut," ungkapnya.

Warga Sukoharjo lainnya, Endri mengaku mendapat STB hari ini dengan harga Rp 280 ribu. Itupun stoknya sudah yang terakhir.

Baca Juga: Prediksi Argentina vs Australia. Statistik Berpihak pada Lionel Messi Cs

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X