Datangi DPRD Klaten, Seratusan CPNS K2 Kembali Pertanyakan Nasibnya

- Senin, 5 Desember 2022 | 16:45 WIB
Sekitar 100 orang CPNS K2 mempertanyakan kejelasan nasib mereka di depan Gedung DPRD Klaten.  (SMSolo/Merawati Sunantri)
Sekitar 100 orang CPNS K2 mempertanyakan kejelasan nasib mereka di depan Gedung DPRD Klaten. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Sekitar 100 tenaga honorer Katagori 2 (K2) yang telah lolos seleksi CPNS formasi 2013 kembali mendatangi Gedung DPRD Klaten, Senin (5/12/2022). Mereka kembali menanyakan kejelasan nasibnya.

Mereka adalah tenaga honorer K2 yang sudah lolos seleksi CPNS K2 tahun 2013, terdiri atas guru hingga penjaga sekolah. Total ada 1.098 CPNS yang lolos, namun ada 296 orang yang tidak menerima SK.

Dari jumlah itu, ada 91 orang yang diterima PPPK, ada yang jadi PNS, mengundurkan diri, jadi perangkat desa dan meninggal dunia. Jumlah terakhir, tinggal tersisa 121 orang yang masih berjuang untuk diangkat menjadi PNS.

Baca Juga: Nasib..Nasib..! Bulan Depan Sudah Pensiun, SK CPNS K2 Formasi Tahun 2014 Tak Juga Turun

Mereka datang membawa spanduk besar berwarna putih bertuliskan ‘’Honorer K2 Kab. Klaten, Lulus Tes CPNS tahun 2013 dan Telah Menang Putusan MA, Belum Menerima SK CPNS Sampai Dengan Saat Ini.’’

‘’Kami sudah menang gugatan PTUN di Yogyakarta tahun 2016, menang di PTUN Surabaya tahun 2016 dan menang di MA tahun 2017, namun sampai saat ini, SK CPNS kami belum juga turun,’’ kata Ari Kurniawan, salah seorang guru.

Setelah menyanyikan Lagu Indonesia Raya di halaman DPRD Klaten dan berdoa bersama, akhirnya para CPNS K2 tersebut diterima di ruang paripurna DPRD Klaten.

Baca Juga: Curahan Hati Tenaga Honorer CPNS K2 Tahun 2014: Sebulan Hanya Digaji Rp 200.000 - Rp 350.000

Sayang, tak ada anggota DPRD Klaten yang menemui karena sedang kunjungan kerja ke luar kota. Kegiatan itu mendapat pengamanan dari aparat Polres Klaten dan Satpol PP.

‘’Kami hanya ingin hak kami diberikan dan kami diangkat menjadi PNS, karena kami sudah lolos tes dan sudah melengkapi berkas. Kami juga sudah menang putusan MA sejak 2017 tapi sampai sekarang tak ada kejelasan,’’ tegas dia.

Mereka ditemui Asisten III Sekda Klaten Surti Hartini, Sekretaris Dewan Sip Anwar, Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Slamet, dan Bagian Hukum Setda Klaten.

Baca Juga: Menunggu 9 Tahun Belum Diangkat, 121 CPNS K2 Klaten Tuntut Hak

Surti Hartini sempat mempertanyakan apakah aksi itu sepengetahuan kuasa hukum mereka, karena sebelumnya mereka mempunyai kuasa hukum. Ternyata, kini mereka telah berganti kuasa hukum, dan kegiatan itu sepengetahuan kuasa hukum.

Surti Hartini dan Slamet menjelaskan upaya yang telah dilakukan Pemkab Klaten mempertanyakan nasib CPNS K2 klaten itu ke Kemenpan RB. Namun, hingga kini belum ada kejelasan, karena pengangkatan di luar kewenangan Pemkab Klaten.

Di sisi lain, Trisna dari Bagian Hukum minta agar para CPNS K2 mencermati isi putusan MA, karena di dalamnya tiap ada klausul yang memerintahkan BKN menerbitkan SK CPNS kepada CPNS K2 tersebut.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X