MUI Klaten Gelar Musda VIII Di Masjid Al Aqsha

- Rabu, 7 Desember 2022 | 21:34 WIB
Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Klaten menggelar Musda di Masjid Agung Al Aqsha Klaten. (SMSolo/dok)
Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Klaten menggelar Musda di Masjid Agung Al Aqsha Klaten. (SMSolo/dok)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Klaten menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VIII di aula Masjid Agung Al Aqsha, Jonggrangan, Klaten Utara, Klaten, Rabu (7/12/2022).

Ketua MUI Klaten KH Jazuli Fadiel mengatakan, Musda MUI Klaten merupakan forum tertinggi dalam lembaga MUI. Selama Musda, dilakukan pembahasan pelaksanaan agenda selama satu periode kepemimpinan selama lima tahun.

Baca Juga: Identitas Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Terungkap. Kabarnya Tukang Parkir di Manahan

"Dalam Musda juga akan ditentukan langkah dan agenda kegiatan MUI Klaten untuk lima tahun ke depan. Idealnya, Musda diharapkan mampu merangkaikan dimensi-dimensi penting kehidupan sebuah organisasi,’’ kata Jazuli Fadiel.

Musda diharapkan mampu merangkai dimensi gerak dan kemajuan (activity and progress), kesinambungan (continuity) dan dimensi perubahan (change). Dengan begitu, MUI mampu mengarahkan dan membina umat Islam dalam menanamkan dan memupuk aqidah Islamiyah.

Baca Juga: Bom Bunuh Diri Guncang Polsek Astana Anyar, Pengamanan Pernikahan Kaesang-Erina Gudono Dipertebal!

Selain itu, MUI mampu mendorong umat untuk menjalankan syariah Islamiyah, agar terwujud masyarakat berkualitas (khaira ummah) dalam berbagai aspek kehidupan demi terwujudnya persatuan dan kesatuan umat Islam dalam wadah NKRI.

Dalam kesempatan itu, Sekda Klaten, Jajang Prihono mewakili Bupati Klaten Sri Mulyani membuka Musda. Dia memberikan apresiasi yang luar biasa kepada MUI Klaten berkat kiprahnya bersinergi dengan Pemkab Klaten.

Baca Juga: Beri Mahar Rp 300 Ribu untuk Nikahi Erina, Kaesang: Artinya Kami Anak Ketiga

"Pemkab Klaten siap meningkatkan kerjasama dengan MUI Kabupaten Klaten yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Banyak nasehat disampaikan para ulama kepada kami, ini bukti bahwa Pemerintah dan Ulama memiliki keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan,’’ tegas dia.

Menurutnya, selama ini, MUI telah memberikan banyak masukan dalam bentuk fatwa maupun rekomendasi lainnya kepada pemerintah.

Baca Juga: Bantu Pemulihan Pasca Gempa Cianjur, BRI Peduli Terus Layani Masyarakat Terdampak

Rekomendasi itu kemudian diadopsi dalam kebijakan-kebijakan Pemkab Klaten terutama yang berkaitan dengan aspek-aspek sosial keagamaan.

Pembukaan Musda MUI Kabupaten Klaten dihadiri Ketua MUI Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten Jajang Prihono, perwakilan Forkopimda, perwakilan ormas Islam, dan lembaga pendidikan agama Islam di Kabupaten Klaten.**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X