Brimob dan Sabhara Polda Jateng Diterjunkan ke Klaten. Efek Bom Bunuh Diri Astana Anyar?

- Kamis, 8 Desember 2022 | 11:37 WIB
Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo memberikan arahan kepada perwira pengendali sebelum diterjunkan melakukan pengamanan.  (SMSolo/Merawati Sunantri)
Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo memberikan arahan kepada perwira pengendali sebelum diterjunkan melakukan pengamanan. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Polres Klaten akan mendapat tambahan personel Brimob dan Sabhara Polda Jateng selama 4 hari pengamanan menjelang pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.

‘’Kami mendapat bantuan BKO pasukan Brimob dari Polda Jawa Tengah sebanyak 1 SST dari dan Shabara 1 SST, pasukan BKO akan ditugaskan untuk patroli Kamtibmas,’’ kata Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo.

Sebanyak 599 personel Polres Klaten, termasuk dari Polsek akan diterjunkan untuk pengamanan 283 titik di sepanjang Jalan Raya Jogja-Solo, selama 4 hari mulai Kamis, 8 Desember 2022. Untuk itu, kegiatan patroli Polsek akan digantikan personel Brimob dan Sabhara Polda Jateng.

Baca Juga: Jokowi Mantu, 599 Personel Polres Klaten Disiagakan di 283 Titik Sepanjang Jalan Jogja-Solo

‘’Meski banyak personel bertugas untuk pengamanan di jalur utama Jalan Jogja-Solo, pengamanan markas baik Polres maupun Polsek tetap menjadi prioritas. Sudah diatur pengaman markas sesuai SOP,’’ tegas Kapolres.

Sebelumnya, jumlah petugas Polres Klaten yang diterjunkan untuk pengamanan 530 personel, kemudian ditambah menjadi 599 personel.

Penambahan itu karena ada permintaan BKO ke Solo, demi mempertebal pengamanan di ring II. Ada 60 personel yang dikirim ke Solo.

Namun Kapolres menampik bila penambahan personel dan pengamanan markas terkait kejadian bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu (7/12/2022). Menurut Kapolres, pengamanan dilakukan sesuai prosedur dan hasil rapat koordinasi di Solo.

Baca Juga: Ikut Wilujengan di Pura Mangkunegaran Solo, Kaesang Berharap Pernikahannya Lancar

‘’Tidak (terkait bom Bandung), markas tetap harus dijaga sesuai prosedur. Saat kita melakukan pengawasan keluar, Mako juga tetap dalam penjagaan dan pengawasan, semua harus sesuai SOP,’’ tegas dia.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Raker PMI Klaten 2023 Targetkan 25.000 Kantong Darah

Kamis, 26 Januari 2023 | 12:37 WIB
X