Koordinasi Penyaluran Obat bagi Pasien Covid-19, Dandim: Jangan Ada yang Ditahan

- Sabtu, 7 Agustus 2021 | 15:30 WIB
Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo memimpin rapat koordinasi penyaluran obat bagi pasien Covid-19, Sabtu (7/8/2021). (SMSolo/Merawati Sunantri)
Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo memimpin rapat koordinasi penyaluran obat bagi pasien Covid-19, Sabtu (7/8/2021). (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Penyaluran obat dari Kementerian Kesehatan bagi pasien Covid-19 di Kabupaten Klaten melalui Kodim 0723 Klaten, harus dilakukan secepatnya.

Tujuannya demi mempercepat penurunan kasus positif dan meminimalisasi penularan.

‘’Begitu obat diterima, harus langsung disampaikan kepada pasien yang datanya sudah ada by name by address dari Dinas Kesehatan. Jangan sampai ada obat yang ditahan dulu. Agar penanganan Covid semakin cepat,’’ tegas Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo.

Baca Juga: Kejagung Pecat Jaksa Pinangki tidak Dengan Hormat. Segala Fasilitas Dicabut

Penegasan disampaikan Dandim dalam rapat koordinasi penyaluran obat bagi pasien Covid-19 di Gedung Sunan Pandanaran kompleks RSPD Klaten, Sabtu (7/8/2021).

Acara yang dihadiri Danramil se-Klaten dan perwira Kodim itu digelar bersamaan dengan pelaksanaan vaksinasi tahap II.

Dandim memerintahkan jajarannya untuk gencar melakukan upaya menurunkan kasus positif aktif selama masa PPKM Level IV.

Baca Juga: Di Klaten Sehari Ada 992 Pasien Sembuh, Tapi Penambahan Kasus Baru Juga Naik  

Seluruh Babinsa dan Danramil juga dikerahkan untuk pendaftaran calon peserta vaksin.

Bahkan, Babinsa mengawal langsung peserta vaksin ke lokasi penyuntikan.

‘’Setiap hari, harus ada laporan kepada saya tentang penyaluran obat kepada siapa dan alamatnya di mana. Bila ada kasus positif baru dan obat habis, bisa langsung ambil lagi ke Kodim, tapi laporannya harus dilakukan setiap hari,’’ tegas Dandim.

Baca Juga: Nyaman Dalam Pelukan Joko Widodo, Vino Geleng Kepala saat Ditawari Sekolah ke Pondok

Penyaluran obat dilakukan Babinsa bersama bidan desa dan Satgas setempat, langsung kepada sasaran tanpa prosedur yang berbelit-belit.

Hal itu demi memudahkan pasien mendapatkan obat yang diperlukan.

Baca Juga: Polling Kandidat Wamen Kemendikbud-Ristek Bisa Jadi Referensi

Hingga saat ini, total ada 2.288 paket obat dari Kementerian Kesehatan yang diterima Kodim 0723 Klaten. Sebagian besar sudah didistribusikan.

Selain itu, ada jamu Bergas Waras dari Pangdam IV Diponegoro sebanyak 2.530 kemasan dan sudah dibagikan kepada pasien.*

Halaman:
1
2

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Jogorojo Bersihkan Eceng Gondok Rawa Jombor

Senin, 24 Januari 2022 | 08:37 WIB

Purna Tugas, 38 Personel Polres Klaten Diarak Becak

Senin, 17 Januari 2022 | 13:51 WIB
X